LampuHijau.co.id - Dalam rangka memperingati hari donor darah sedunia, ratusan siswa SMA Bakti Mulya 400 mendonorkan darahnya melalui PMI DKI Jakarta. Donor darah yang diadakan di gedung sekolah Bakti Mulya 400 itu dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat.
Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji, dan Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi terlihat hadir memantau kegiatan donor pelajar tersebut. Dengan tema "Setetes Darah untuk Kemanusiaan”, Rustam Effendi berharap semua civitas dan tenaga pendidik menunjukkan aksi nyata untuk kemanusiaan di masa Covid-19.
Selain itu, kata Rustam, kegiatan ini sekaligus untuk membantu program kerja PMI DKI Jakarta dalam menambah pasokan darah yang diperlukan masyarakat. "Terlebih pada saat ini pandemi Covid-19 masih berlangsung di DKI Jakarta. Upaya yang terbaik adalah dengan cara memperluas kerja sama kepada seluruh pihak," kata Rustam Effendi, Kamis (24/6/2021).
Baca juga : Digugat Fara Luwia, Anak Usaha Wilmar Gagal Hadirkan Prinsipal untuk Mediasi
Pria yang akrab yang disapa Rustendi ini pun memberikan apresiasi kepada Sekolah Bakti Mulya 400, yang menunjukkan solidaritas kemanusiaannya. Dia mengungkapkan bahwa kebutuhan darah di DKI Jakarta per hari sebanyak 1000 sampai 1200 kantong darah.
"Untuk mencukupi hal tersebut perlu kerja yang terus-menerus dan dukungan dari masyarakat luas," terangnya.
Senada dengan Rustam Effendi, Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengapresiasi kegiatan donor darah para pelajar SMA Bakti Mulya. Isnawa berpesan agar kegiatan ini bisa menjadi motor penggerak, untuk mengajak komunitas sekolah dan pelajar SMA melaksanakan donor darah secara rutin.
Baca juga : Peringati Hari Bakti Permasyarakatan, 22 Napi Lapas Salemba Dapat Asimilasi
"Kegiatan positif ini bisa diperluas dengan mengajak orang tua siswa dan komunitas pendidikan yang lebih luas," harapnya.
Ketua Pelaksana Harian Yayasan Bakti Mulya 400, Sutrsino Muslimi mengatakan, donor darah kali ini diikuti lebih dari 100 peserta. Sutrisno menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial antar sesama, membudayakan pola hidup sehat dan menguatkan solidaritas tenaga pendidik, pelajar, dan orang tua murid.
Berdasarkan pengalaman pribadinya, kata dia, dengan melakukan donor darah secara rutin tiap tiga bulan sekali berdampak pada kesehatan yang makin prima. Selain itu, kata Surtisno, dengan donor darah bisa menjadi ladang amal bagi umat.
Baca juga : Muhayar Ajak Refleksi Kepedulian Terhadap Lingkungan Hidup
“Jadikan kegiatan donor darah ini menjadi tradisi untuk beramal baik,” tandasnya. RBN