Warga Binaan Lapas Salemba Dilatih Keterampilan Handycraft, Kakanwil: Tingkatkan Kualitas Produk & Optimalkan Pemasaran

Kamis, 17 Juni 2021, 15:46 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Meningkatkan sumber daya manusia warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Salemba menjalin penandatangan kerja sama dengan tujuh lembaga di Jakarta Pusat, Kamis (17/06/2021). Kerja sama itu berupa penyaluran hasil keterampilan kerajinan tangan ke beberapa instansi swasta dan lembaga lainnya.

Menanggapi prestasi ini, Kakanwil Kumham DKI Jakarta Ibnu Chuldun mengapresiasi langkah yang dilakukan jajarannya. Untuk itu, Kanwil DKI Jakarta terus mendorong peningkatan kualitas produksi hasil karya binaan Lapas dan Rutan yang ada di Jakarta.

"Kita mengoptimalkan pemasaran kepada masyarakat secara luas," tegas Ibnu saat dihubungi wartawan, Kamis (17/06/2021).

Baca juga : Cegah Gangguan Keamanan Saat Lebaran, Kanwil Kumham DKI Bentuk Satops Patnal Pemasyarakatan

Dikatakan Kakanwil, keberhasilan pembinaan kemandirian narapidana ditujukan sebagai bekal nantinya ketika mereka kembali ke lingkungan masyarakat umum. "Agar mereka hidup secara mandiri, berbekal dari keterampilan yang dimiliki selama menjalani masa pidana di Lapas," ujarnya.

Hal senada dilontarkan Kadivpas DKI Jakarta Marcelina Budiningsih. Menurutnya, langkah kerja sama ini dinilai sangat positif. Pasalnya, kerja sama dengan tujuh lembaga bisa meningkatkan sumber daya warga binaan.

"Ini kerja sama dengan hotel, universitas, puskemas serta lembaga lainnya. Jadinya, warga binaan bisa dibina menjadi tenaga yang punya skill, mental, dan keterampilan," tambahnya.

Baca juga : Hardiknas 2019, Anies: DKI Terus Tingkatkan Kualitas Kepsek dan Guru

Marcelina mencontohkan, para warga binaan yang ada di lapas ini sudah melakukan pembuatan kerajinan tangan, mulai dari sendal hotel, tas, penutup minuman, tempat tisu dan keterampilan lainnya.

"Selain itu, warga binaan juga dilatih seperti keterampilan perbaikan AC. Jadi, jika warga binaan keluar dari sini, bisa mengembangkan keahlian mereka," ucapnya.

Sementara Kalapas Kelas IIA Salemba Yosafat Rizanto menyatakan, perjanjian kerja sama ini sempat terhenti selama 2 tahun. Dengan berjalannya kerja sama diharapkan pelatihan terhadap warga binaan bisa membuat perubahan bagi warga binaan.

Baca juga : Cempaka Putih Gelar Posko Percepatan Vaksinasi Covid-19 Gratis, Kapolsek: Target Per Hari 50 Warga Tervaksin

"Harapan saya ketika mereka keluar dari sini tidak melakukan tindak pidana lagi terus bisa kembangkan keterampilan yang mereka dapat," harapnya.

Yosafat menambahkan, saat ini penyaluran keterampilan yang masih berjalan adalah pembuatan sendal hotel. Namun memang semenjak terjadi Covid-19, jumlah pembuatan sandal dikurangi. "Saat ini kita tetap buat sandal mencapai tiga ribu hingga tujuh ribu sendal hotel," tutupnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal