LampuHijau.co.id - Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Hengki Haryadi mengatakan, hasil dari rapat koordinasi tiga pilar dalam rangka aselerasi percepatan vaksinasi nasional seusai arahan Presiden, pihaknya menggelar sentra vaksinasi di berbagai wilayah. Sesuai arahan Presiden, pada bulan Agustus ditargetkan 7,5 juta warga telah tervaksin.
Pihaknya bersama Pemkot Jakarta Pusat dan Kodim 0501/Jakarta Pusat akan terus bersinergi dalam upaya percepatan vaksinasi ini. Bahkan Hengki menyebut, program seperti ini akan diadakan di delapan Kecamatan di Jakarta Pusat.
Baca juga : Putus Penyebaran Covid-19, Polsek Cisalak Tegur 20 Warga Tak Bermasker
"Ke depan kita juga akan adakan hal seperti ini di Jakarta Pusat," kata Kombes Pol Hengki Haryadi, Kamis (17/6/2021).
Sementara di lokasi terpisah, sebanyak 50 orang warga ditargetkan dapat ikut mendaftarkan diri untuk vaksinasi di posko percepatan vaksinasi Covid 19 Mapolsek Cempaka Putih. Kegiatan ini rutin dilakukan setiap hari hingga tanggal 30 Juni 2021 mendatang.
Baca juga : 34 Warga Positif Covid-19, Kapolsek Kemayoran Pimpin Lockdown Terbatas di Zona Merah
Kapolsek Cempaka Putih Kompol Gunarto menegaskan, program percepatan vaksinasi ini ditujukan khusus bagi warga Cempaka Putih, bahkan untuk masyarakat umum. "Kegiatan vaksinasi ini gratis, setiap hari digelar di Polsek Cempaka Putih, Jalan Letjen Suprapto. Bagi warga yang mau ikut vaksin dapat segera datang dan mendaftarkan diri. Target kita perhari 50 orang peserta," tegasnya saat dihubungi wartawan.
Sentra vaksinasi di Mapolsek Cempaka Putih ini mulai dilakukan pada Kamis (17/06/2021) ini. Menurut Kompol Gunarto, vaksin tersebut langsung dari Polda Metro Jaya dan diarahkan Kapolres Metro Jakarta Pusat pada proses pelaksanaannya.
Baca juga : Wakapolda Brigjen Hendro Pandowo Beri Semangat Pada Pasien Covid-19 di Tangerang
"Target bisa berubah setiap saat, tergantung situasi di lapangan. Masyarakat umum atau pengendara yang melintas juga bisa ikut mendaftarkan diri untuk vaksin. Namun tetap kita lakukan pemeriksaan dahulu, mulai data pribadi dan kesehatan para peserta vaksinasi," paparnya.
Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan, bagi warga yang mau vaksin dapat mendaftarkan diri dengan KTP asli dan mengikuti cek kesehatan. "Kita sudah ada dokter langsung yang menangani bagian observasi dan pendaftaran. Kegiatan ini sampai 30 Juni, namun akan diperpanjang menunggu arahan berikutnya," pungkasnya. (RKY)