Rencananya Dimulai Awal Juni, DKI Keluarkan Izin Renovasi Gereja Santo Yohanes Penginjil

Jumat, 21 Mei 2021, 13:52 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta menerbitkan rekomendasi pemugaran gereja Santo Yohanes Penginjil. Renovasi dan pembangunan pemugaran gereja Santo Yohanes Penginjil, rencananya akan dimulai pada bulan Juni 2021.

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana menyatakan, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dengan pertimbangan dari Tim Sidang Pemugaran, telah menerbitkan Surat Rekomendasi Pemugaran No. 2477/-1.853.15 tanggal 18 Mei 2021 kepada pihak Gereja Santo Yohanes Penginjil terkait rencana pemugaran bangunan gereja.

Baca juga : Saksi PT Jakarta Medika Akui Keluarkan Cek Sesuai Harga Tanah yang Sudah di-Mark Up

“Gereja Santo Yohanes Penginjil saat ini berstatus Objek Diduga Cagar Budaya, di mana proses pengkajian oleh Tim Ahli Cagar Budaya Provinsi DKI Jakarta sudah selesai dan saat ini sedang dalam proses penetapan sebagai Bangunan Cagar Budaya,” ujarnya, Jumat (21/5/2021).

Iwan menyampaikan, penerbitan Surat Rekomendasi Pemugaran merupakan bagian dari upaya perlindungan bagi Bangunan Cagar Budaya, Diduga Cagar Budaya, ataupun bangunan yang berada di kawasan Pemugaran agar kelestariannya dapat senantisa terjaga sebagaimana diatur dalam Perda No. 9 Tahun 1999 tentang Pelestarian dan Pemanfaatan Lingkungan dan Bangunan Cagar Budaya. Untuk itu, proses pemugaran harus didampingi arsitek yang memegang IPTB A. Terkait hal tersebut, proses pemugaran Gereja Santo Yohanes Penginjil ditangani oleh Arch. Dipl. Ing. Cosmas Damianus Gozali, IAI.

Baca juga : Pulang Mudik Dites Antigen, 100 Warga Mampang Dinyatakan Bebas Covid

“Dinas Kebudayaan DKI Jakarta mengapresiasi Gereja Santo Yohanes Penginjil yang telah berupaya melakukan pemugaran dengan tetap menjaga prinsip-prinsip pelestarian. Karena, gereja ini memiliki sejarah yang cukup panjang dan erat kaitannya dengan perkembangan Kota Jakarta,” tuturnya.

Bangunan Gereja yang terletak di Jalan Melawai Raya No.197 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan ini sendiri memiliki gaya arsitektur modern tropis dan berdenah persegi panjang, dan merupakan bangunan satu lantai dengan mezzanine dan menghadap ke Jalan Melawai Raya. Atap bangunan berupa atap pelana dengan kemiringan curam yang memanjang dari selatan-utara. Atap bangunan yang berpenutup sirap ini menjorok keluar pada kedua ujungnya, di atas ujung-ujung atap diberi ornamen berbentuk segi lima.

Baca juga : Bantu Warga Jalani Isoman, Polres Jaksel Siapkan 30 Ton Beras

Tampak depan gereja didominasi oleh lima deret pintu panel kaca berdaun ganda yang terletak di bawah atap teritisan. Di atas atap teritisan terdapat jendela panel kaca yang memenuhi bidang segitiga di bawah atap. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal