LampuHijau.co.id - Cegah penyebaran virus corona atau covid-19, Badan Pengelola Transportasi Jakarta (BPTJ) kini mewajibkan kepada seluruh awak bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) menjalani tes GeNose C19. Hal tersebut disampaikan Direktur Angkutan BPTJ Aca Mulyana, ketika meninjau Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Kamis (20/5/2021).
Dalam kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan layanan tes GeNose C19 yang disediakan BPTJ diberikan secara gratis. Layanan ini bisa dimanfaatkan penumpang untuk mendeteksi dini covid-19. Sehingga bersamaan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, langkah pencegahan penyebaran covid-19 dapat efektif dilakukan.
"Mulai hari ini tes genose diwajibkan utk semua kru bus AKAP. Tes genose supaya mereka terdata dan sehat, jangan sampai penumpang tes, tapi awak (bus AKAP) tidak," ungkap Aca Mulyana, ditemui di Terminal Pondok Cabe, Tangsel pada Kamis (20/5/2021).
Baca juga : Cegah Penularan Covid-19, DKI Gelar Pos Screening Arus Balik di Tol Japek Km 34
"Lewat tes ini bahwa kru semua (dipastikan) negatif covid-19 saat melakukan perjalanan. Sampai saat ini, kru di Terminal Pondok Cabe belum ditemukan adanya kasus covid-19," tambahnya.
Sementara tes GeNose C19, katanya, diwajibkan kepada setiap calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan. Ketentuan tersebut diungkapkan Aca Mulyana telah diberlakukan sejak tanggal 18 Mei 2021.
Selama dua hari pemeriksaan, yakni pada tanggal 18-19 Mei 2021, tercatat ada sebanyak delapan orang calon penumpang yang reaktif covid-19 Para penumpang tujuan Madura itu kemudian diminta untuk menunda perjalanan dan melakukan tes usap atau swab test antigen di puskesmas. Apabila hasil tes usap menyatakan hasil negatif, mereka boleh kembali melanjutkan perjalanan. Tetapi apabila positif covid-19, para penumpang tersebut harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari ke depan.
Baca juga : Hanya Cegah Covid-19, Anies: Pemprov DKI tak Pernah Larang Orang Masuk Jakarta
"Penumpang tersebut diminta untuk menunda pemberangkatannya dan disarankan untuk swab test. Dilihat dulu hasilnya, jika positif mereka harus melakukan karantina," jelasnya.
Ditemui bersamaan, Kepala Terminal Pondok Cabe, Asri Sinuraya menyampaikan, ada sebanyak 300 alat tes GeNose C19 yang dioperasikan bagi calon penumpang di Terminal Pondok Cabe. Lewat ketersediaan alat tersebut, kemampuan pihaknya melayani pemeriksaan tes GeNose C19 mencapai 80 orang per hari. Apabila ditemukan adanya penumpang reaktif covid-19, data hasil pemeriksaan tes GeNose C19 tersebut nantinya akan dikirimkan kepada puskesmas serta Dinas Kesehatan Kota Tangsel.
Selain calon penumpang yang hendak melakukan perjalanan, pihaknya juga mewajibkan kru dan penumpang yang baru datang dari luar kota. "Selain tes GeNose C19, Terminal Pondok Cabe juga melakukan prokes ketat untuk memutus covid-19," papar Asri Sinuraya.
Baca juga : Libur Lebaran saat Pandemi Covid-19, Pengunjung Sari Ater Turun Drastis
"Setiap penumpang yang memasuki area loket penjualan tiket di lantai dua penumpang dan pengantar wajib melakukan cuci tangan dan diperiksa suhu tubuhnya di lantai satu," jelasnya. (RBN)