BP2MI Berikan Swab Test Bagi Ribuan Pekerja Migran Indonesia dari Luar Negeri

Rabu, 19 Mei 2021, 15:17 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Sebanyak 2.473 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari berbagai negara tiba di RS Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Rabu (19/05/2021). Kedatangan mereka langsung mengikuti pemeriksaan swab test antigen di posko yang telah disiapkan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

Kepala BP2MI Benny Rhamdani menegaskan, pihaknya sangat serius menangani terkait masalah pekerja migran Indonesia. Kegiatan ini adalah bukti bahwa negara hadir bagi para WNI yang menjadi pekerja di luar negeri.

"Hari ini kami memastikan negara hadir. Pekerja migran Indonesia dipastikan sehat. Apabila ada pekerja yang positif (Covid-19) akan ditangani secara khusus. Fasilitas di sini hotel bintang 3, dan gratis. Ini bukti negara memastikan keselamatan. Fasilitas disini sangat istimewa, PMI mendapat perlakuan seperti warga negara lainnya," tegasnya di lokasi.

Baca juga : Cegah Penyebaran Covid-19, Ribuan Petugas Gabungan Jaga Prokes di Pasar Tanah Abang

Saat meninjau Wisma Atlet yang dijadikan tempat isolasi bagi para pekerja migran, Benny memastikan layanan yang diberikan cukup baik. Seluruh fasilitas yang ada baik itu kamar, makan, pemeriksaan kesehatan pun diberikan secara gratis, karena ini bukti negara hadir untuk para pekerja migran.

Tak hanya itu, BP2MI juga telah bekerja sama dengan Rumah Sakit Polri Kramat Jati dalam hal pelindungan secara khusus yang dilakukan oleh BP2MI. Salah satunya bagi yang sakit, semua biaya perawatan pun akan ditanggung.

Baca juga : Kepala BP2MI Bongkar Sindikat Penampungan Pekerja Migran Ilegal di Apartemen Istana Harmoni

"Jika mereka masuk dalam PMI terkendala sehat. Sama jika karantina memaksa karena banyaknya antrean, kami juga menyedikan shelter di Ciracas bisa menampung 50 orang, bahkan jika tak bisa keluar ke daerah asal semua akan kita tanggung," ujarnya.

BP2MI juga memastikan, tidak ada indikasi mengenai penjualan tiket maupun travel di lokasi penampungan pekerja migran. Justru Benny menekankan, jika pihaknya memberikan kemudahan bagi pekerja migran, dan mengantisipasi adanya hal yang tak bertanggung jawab.

Sedangkan Kesdam Jaya Brigjen TNI Muhammad Saleh mengatakan, saat ini ada 2.473 orang yang terdiri dari pekerja migran maupun pelajar yang menjalani karantina di Indonesia setelah dari luar negeri. "TNI dalam hal ini dalam unsur kekuatannya dari paskas dan kodam Jaya ada 200 lebih untuk melakukan perbaikan. Ini merupakan kolaborasi yang sangat baik bagi permasalahan yang ada di Indonesia," kata Saleh.

Baca juga : Kapolri Resmikan Aplikasi SIM Presisi Nasional, Perpanjang SIM Bisa dari Rumah

Terpisah, Koordinator Kekerantinaan Kemenkes Benget Turnip mengatakan, saat ini seluruh penanganan bagi pekerja migran telah ditangani secara baik di Wisma Atlet. "Semua kita layani dengan baik tidak ada yang di kecualikan. Mereka datang kita langsung layani, bahkan sampai mereka pulang ke rumah dengan negatif Covid-19. Sehingga ketika mereka kembali keluarga tidak menulari keluarga merek, apalagi ini ada varian-varian baru," tutupnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal