LampuHijau.co.id - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Jakarta Selatan merenovasi tiga hunian warga di Kelurahan Jagakarsa, Kecamatan Jagakarsa. Kolaborasi dengan masyarakat sekitar, rumah warga yang sebelumnya reyot kini menjadi layak huni.
Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Munjirin menjelaskan, Jagakarsa menjadi salah satu kecamatan dengan bantuan rehabilitasi rumah terbanyak di wilayah Jakarta Selatan. "Ini adalah bukti nyata bahwa yang bayar ZIS (Zakat Infaq Sodakoh) ke Bazis Baznas Jakarta Selatan dikembalikan lagi ke bapak dan ibu sekalian," kata Munjirin, saat penyerahan kunci rumah kepada warga di Jagakarsa, Selasa (18/5/2021).
Tidak hanya bedah rumah, lanjut Munjirin, dana yang dikelola Bazis juga diberikan kepada marbot dan guru ngaji. Selain itu, Bazis juga memberikan bantuan untuk pembangunan musholla dan masjid.
Baca juga : Menjaga Erat Hubungan dengan Masyarakat, Kodam Jaya Kembali Bagikan 1500 Takjil
"Dana dari Bapak itu juga disalurkan ke putra-putri yang dana sekolahnya kesusahan, seperti mau masuk pondok pesantren tapi kesulitan, itu bisa konsul dengan Bazis dan dapat bantuan pembiayaan agar lanjut sekolah," ujarnya.
Ia juga menganjurkan, agar warga tidak segan dan ragu untuk membayar ZIS melaui Bazis Jakarta Selatan. Karena dana tersebut disalurkan kembali ke masyarakat.
Sementara Ketua Korwil Baznas Bazis Jakarta Selatan Yasdar menjelaskan, renovasi ketiga rumah di Jagakarsa banyak mendapat bantuan dari masyarakat dan para tetangga. Warga swadaya mengumpulkan bantuan ketika mengetahui adanya renovasi rumah tetangga mereka.
Baca juga : Kapolda Metro Jaya Tinjau Penyuntikan Vaksin ke-2 di Wilayah Jakbar
Dia menyebut, untuk renovasi rumah di RT 10/03 dari total dana pembangunan Rp 61 juta, dana swadaya yang terkumpul sebesar Rp 11juta. Sedangkan renovasi rumah di RW 7, hasil swadaya sebesar Rp 14 juta dari total dana Rp 64 juta.
"Dan renovasi rumah di RW 5, dari total dana Rp 63 juta, swadaya masyarakat sebesar Rp13 juta," tuturnya.
Ia juga mengaku, hunian warga sebelum dan sesudah direnovasi sangat jauh berbeda dan lebih nyaman. "Rumah sebelum dan sesudah jauh sekali perbedaannya, yang mengerjakan panitia RW dan RT makanya muncul dana swadaya dan dibongkar total," tandasnya. (RBN)