LampuHijau.co.id - Jelang puncak arus balik para pemudik di Jakarta, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meninjau swab test antigen para pendatang baru, di Kampung Tangguh Jaya RW 04, Kelurahan Mangga Dua Selatan (MDS), Jakarta Pusat, Senin (17/05/2021).
Peninjauan ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan kasus positif COVID-19 di DKI Jakarta. Dalam peninjauan itu, jajaran mengecek kesiapan swab test antigen, dapur umum KTJ, kapasitas ruangan dan ketersediaan tempat tidur isolasi mandiri serta permukiman warga.
"Mekanisme ini terus kita lakukan dari warga, untuk warg, oleh warga dengan difasilitasi 3 pilar yakni Kapolsek, Danramil, dan Lurah koordinasi Pak Camat. Ini antigen gratis di basis komunitas Kampung Tangguh Jaya. Ini cara kita untuk menjaga Jakarta tetap sehat, setelah kemarin masih ada warga yang nekat mudik," tegas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, di lokasi.
Dari hasil peninjauan, menurut Kapolda, sudah ada 41 orang warga yang ikut swab hingga pagi tadi. Hingga Senin siang, lanjutnya, belum ada warga yang reaktif dan mudah mudahan semua sehat. "Kalau bukan kita yang jaga siapa lagi," ujarnya.
Baca juga : 2 Pemudik Terpapar Covid-19, Kapolda Metro Jaya Perpanjang Rapid Test Pemudik
Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom menambahkan, keberadaan posko swab gratis ini di kelurahan Mangga Dua Selatan adalah penunjukan Kampung Tangguh Jaya RW 04. Jadi, posko ini diperuntukan untuk pemudik yang baru datang dari kota tertentu. Sebagaimana peraturan, masuk ke Jakarta harus ada surat bebas covid, serta harus dilakukan swab.
"Sudah kita data dari awal mana saja yang melaksanakan mudik, makanya di rumahnya itu ditempel stiker, nama, tanggal brapa, kepulangannya tanggal berapa. Kita ada nomor hotline itu disebar ke grup RT/RW. Ada juga pengawas satgas covid serta relawan RT yang selalu mengawasi masyarakat yang kembali dari mudik," tambahnya.
Untuk mendeteksi warga yang mudik, AKP Maulana mengatakan, petugas mendatangi warga dan menanyakan langsung darimana. Pengecekan kesehatan ini dilakukan hingga 7 hari kedepan.
"Kita tanyakan apakah ada surat bebas covid, misalnya warga tersebut tidak ada surat bebas covid, kita langsung arahkan ke posko swab untuk dilakukan swab sejak Minggu kemarin. Sampai saat ini belum ada yang reaktif. Di sini juga kita bisa langsung melakukan swab PCR," jelasnya.
Baca juga : Satgas Penanganan Covid-19 Pusat Puji Penerapan PPKM di Kabupaten Subang

Anisa (42), salah satu warga pemudik Kelurahan MDS dari Banjarnegara, dirinya baru tiba di rumah Senin jam 2 dini hari tadi. Pada pagi hari, rumahnya didatangi petugas dan mengarahkan mengikuti tes swab antigen.
"Ada (petugas datang, red). Disuruh tes apa gitu, terus ikutin aja di sini. Kita ikut aja eggak ada rasa apa-apa. Yang penting kita nggak ada penyakit apa-apa," ujarnya.
Anisa merasa senang dengan adanya kegiatan swab tes tersebut. "Seneng. Tes gini untuk cari tahu kesehatan biar nggak ada apa-apa. Petugas yang datang sopan, kita juga mau, bukan cuma saya doang tapi yang lain juga. Dengan di tes ini jadi enggak merasa risih," katanya.
Baca juga : Kapolda Metro Jaya Tinjau Penyuntikan Vaksin ke-2 di Wilayah Jakbar
Hal senada juga dikatakan Samsuri, warga Kelurahan MDS yang baru pulang mudik dari Tegal pada Minggu (16/05/21) kemarin. Samsuri mengaku dirinya mengambil sisi positif saja terkait kegiatan ini.
"Sangat luar biasa. Pokonya sangat bagus lah ini ada program kaya gini. Semalam ditegur sama pak RW, besok tes antigen ya peraturan dari Pemprov DKI. Saya mudik dengan istri naik motor, bisa lolos dari penyekatan di Karawang karena pas hujan besar," tutupnya. (RKY)