Polda Metro Jaya Berhasil Kurangi 50 Persen Warga Mudik dari Jakarta

Jumat, 14 Mei 2021, 15:26 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kebijakan penyekatan selama aturan larangan mudik lebaran dianggap sangat berhasil mengurangi arus mudik keluar DKI Jakarta.

"Efektivitas penyekatan ini baik karena mampu mengurangi 50 persen dari arus yang keluar dari provinsi DKI Jakarta," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (4/5/2021).

Berita Terkait : Bhayangkari Polda Metro Jaya Berikan APD dan Sembako ke Nakes dan Warga Isoman

Hal tersebut dibandingkan saat kebijakan larangan mudik belum dikeluarkan pemerintah. Namun Fadil mengatakan, dalam satu minggu terakhir ada sekitar 100 sampai 200 ribu masyarakat yang tetap nekad untuk mudik meski ada aturan larangan mudik. "Sebelum dilakukan pemberlakuan larangan mudik, jumlah kendaraan keluar masuk di gerbang tol baik Cikupa maupun Cikarang Barat sekitar 700 ribu kendaraan. Kemudian data penumpang melalui kereta api dan udara itu sekitar 300 ribu," katanya.

Karena itulah, untuk mengantisipasi arus balik lebaran, Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta dan Kodam Jaya untuk melakukan skrining terhadap setiap orang yang masih DKI Jakarta. Setiap orang yang akan masuk Jakarta akan dites sebanyak dua kali, dites di perjalanan saat orang akan masuk Jakarta dan ketika sudah sampai di tempat tujuan di ibu kota.

Berita Terkait : Polda Metro Jaya Terima Bantuan untuk Program Vaksinasi Merdeka

Ditambahkan Fadil, warga yang diperbolehkan masuk akan terus diawasi gugus tugas tingkat RT/RW yang dikoordinasi oleh Camat, Lurah, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

"Mengapa kita mengambil langkah 2 pencegahan berbasis komunitas? Untuk mengefektifkan 3T: testing, tracing, treatment. Mudah-mudahan kondisi Covid-19 terkendali di Jakarta dengan antisipasi dini, bisa kita terus jaga bersama," pungkasnya. (DIR)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal