Sidak Ramadan, Pemkot Jakpus Temukan Makanan Mengandung Zat Berbahaya di Pasar Senen

Selasa, 4 Mei 2021, 13:36 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemkot Jakarta Pusat melakukan peninjauan ketahanan pangan dan stabilitas harga di Blok III Pasar Senen, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Selasa (04/05/2021). Dari hasil penyisiran bahan pangan bersama Sudin KPKP Jakpus, petugas menemukan adanya beberapa bahan pangan yang mengandung zat berbahaya.

Dari hasil uji lab yang digelar Sudin KPKP Jakpus, ditemukan adanya bahan makanan mengandung formalin, boraks dan pewarna.

"Kita temukan tahu mengandung formalin, kerupuk mengandung boraks dan pewarna di bahan pangan lainnya. Saya bersama Kepala Pasar sepakat bahwa makanan yang mengandung zat berbahaya untuk disita dan pedagang dimintai keterangan lebih lanjut," ujar Seko Pemkot Jakpus Iqbal Akbarudin, saat dihubungi wartawan.

Berita Terkait : Nekat Pacaran di Taman Menteng Saat PPKM Darurat, Sejoli Diamankan Petugas

Guna menindaklanjuti temuan adanya zat berbahaya tersebut, pihaknya meminta Kepala Pasar dan petugas terkait untuk menelusuri pemasok bahan pangan yang mengandung zat berbahaya itu. "Ada dua pedagang tahu yang kedapatan menjual tahu mengandung pengawet dan dua pedagang kerupuk yang dagangannya mengandung boraks. Tidak sampai 10 pedagang lah. Saya minta ditelusuri jalur pemasoknya," tambahnya.

Sementara Manager Area I Pasar Jaya M. Yamin mengatakan, pihaknya rutin melakukan pengawasan bahan pangan secara mandiri. Untuk itu, pihaknya pun melakukan peringatan kepada pedagang bahwa akan melakukan penutupan tempat usaha jika ada pedagang yang bandel.

Berita Terkait : Sidak Prokes di Griya Pijat, Polisi Temukan Pasangan Tanpa Surat Nikah Lagi Ngamar

"Secara edukasi kami sudah lakukan ke para pedagang. Ada empat pedagang yang ditemukan jual bahan mengandung zat berbahaya. Sanksinya, pertama, kami berikan peringatan hingga penutupan tempat usaha. Bahkan pencabutan hak usaha," katanya.

Menurut Yamin, pedagang tahu tersebut bukanlah pedagang baru. Sebelumnya, dari hasil pengawasan pihaknya, tahu yang dijual pedagang tersebut masih layak konsumsi.

"Baru ini kami temukan tahunya, kami akan lakukan penelusuran sampai pendustribusinya. Kami akan koordinasi dengan BPOM dan tim kepolisian memastikan distributor tidak menjual dan mendistribusikan barang seperti itu ke pasar lain," tutupnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal