PKL dan Parkir Liar Kuasai Trotoar dan Bahu Jalan di Kawasan Pasar Tanah Abang

Kamis, 22 April 2021, 19:58 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Sepekan bulan Ramadan, ratusan pedagang kaki lima (PKL) makin menjamur di sepanjang trotoar kolong Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Tanah Abang hingga kawasan Blok F Pasar Tanah Abang. Para pedagang banyak menggelar barang dagangannya di atas trotoar yang berada di dalam pagar pembatas antara tempat pejalan kaki dengan lajur kendaraan di kolong JPM Tanah Abang.

Dari pantauan di lapangan, para pedagang mulai memadati trotoar jalan. Mereka menjajakan berbagai macam barang dagangan seperti busana muslim, pakaian, celana dan lainnya.

"Jualan setahun sekali Pak, cari nafkah untuk lebaran," ucap Tarsiman, pedagang asal luar Jakarta, Kamis (22/04/2021).

Berita Terkait : Cegah Penyebaran Covid-19, Ribuan Petugas Gabungan Jaga Prokes di Pasar Tanah Abang

Selain maraknya pedagang kaki lima, kendaraan roda dua dan roda empat juga turut menambah kesemrawutan di kawasan Pasar Tanah Abang. Terpantau, banyak kendaraan motor dan mobil yang parkir di bahu jalan di kawasan Jalan Jati Bunder dan Pasar Tanah Abang. Bahkan, keberadaan pos pantau milik Sudin Perhubungan Jakpus terlihat tidak ada pengawasan.

Kendaraan roda empat justru banyak yang parkir di dekat pos pantau tersebut. Para juru parkir liar di lokasi terus mengarahkan para pemilik kendaraan roda dua ataupun empat untuk parkir disembarang tempat.

Agung (39), salah satu pemilik kendaraan roda dua yang parkir di bahu jalan mengaku lebih memilih parkir di bahu jalan karena lebih praktis. "Tadi di arahin sama jukir, saya sempat bilang aman tidak di sini. Katanya aman ya sudah akhirnya saya parkir. Bayarnya Rp 5000 sekali parkir," ucapnya.

Berita Terkait : Upaya Mengurai Kepadatan, Arief: Pengunjung Pasar Tanah Abang Diawasi Ketat

Hal senada juga dikatakan Yola Amalia (38), salah satu pengendara mobil. Dia nekat parkir di bahu jalan karena akses masuk parkir resmi di dalam pasar selalu macet. "Kita mau ngasih baju ke saudara pas lebaran, terus kita beli aja di Tanah Abang dan sudah rutin tahunan. Tadi bayar parkir Rp20 ribu dan diarahkan tukang parkir untuk parkir di bahu jalan," katanya.

Saat dikonfirmasi, Kasatpel Perhubungan Tanah Abang, Thofik mengatakan bahwa ada rencana penertiban gabungan dari Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat. "Akan ada penertiban gabungan dalam waktu dekat dan nanti gabungan penertibannya," ujarnya saat dihubungi.

Berita Terkait : Hindari Lonjakan Kasus Covid-19, Tiga Pilar Jakpus Gelar PPKM di Pasar Tanah Abang

Sementara Kasatpol PP Jakarta Pusat Bernard Tambunan mengaku, pihaknya sudah sering melakukan penertiban di kawasan Pasar Tanah Abang. "Sudah sering kita gebah dan nanti akan kita tertibkan kembali," singkatnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal