Mudik Dilarang, Isnawa Adji Instruksikan Jajaran Tertibkan Terminal Bayangan

Jumat, 16 April 2021, 20:32 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Kebijakan larangan mudik yang diputuskan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) menjadi perhatian Pemerintah Kotamadya (Pemkot) Jakarta Selatan.

Selain mengawasi seluruh terminal keberangkatan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), Pemkot Jakarta Selatan juga akan segera menertibkan terminal bayangan yang banyak beroperasi di wilayah Jakarta Selatan.

Hal tersebut ditegaskan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan, Isnawa Adji. Dirinya mengaku akan melaksanakan seluruh kebijakan pemerintah pusat maupun Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan terkait larangan mudik lebaran tahun ini.

"Yang pasti kita laksanakan kebijakan pemerintah pusat dan bapak Gubernur," ungkap Isnawa Adji dihubungi pada Jumat (16/4/2021).

Isnawa menegaskan, dirinya telah menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari lurah dan camat untuk melakukan pengawasan hingga menertibkan terminal bayangan.

Berita Terkait : Mudik Dilarang, Terminal Bus di Jakarta Tetap Sediakan Bus Sesuai Permintaan Penumpang

Dirinya pun meminta Satpol PP hingga Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan untuk menindak tegas terminal bayangan. Mengingat, terminal bayangan sangat berpotensi dalam penyebaran virus covid-19.

"Bapak Wagub telah menyampaikan untuk menutup semua terminal-terminal tidak resmi, saya perintahkan kasudin perhubungan agar monitor di lapangan," ungkap Isnawa Adji.

"Satpol, camat, lurah saya juga minta untuk mendata terminal-terminal bayangan agar tidak menjadi klaster covid-19 baru," tambahnya.

Tidak hanya itu, Isnawa Adji pun mengaku telah berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW di seluruh wilayah Jakarta Selatan. Tujuannya untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar mengurungkan niat untuk mudik lebaran tahun ini.

"Kita sudah buat surat kepada RW dan RT tentang larangan mudik sebagai bagian dalam upaya memutus mata rantai covid-19," tandasnya.

Berita Terkait : Antisipasi Peredaran Makanan Beracun, Isnawa Adji Sidak Pasar Swalayan di Lebak Bulus

Diberitakan sebelumnya, kebijakan Jokowi yang kembali meniadakan mudik lebaran pada tahun ini belum diindahkan sejumlah pihak.

Pasalnya, walau larangan mudik lebaran telah diberlakukan, banyak perusahaan otobus masih melayani perjalanan antar kota antar provinsi (AKAP) di sejumlah terminal bayangan.

Fenomena tersebut disoroti anggota DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike. Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menertibkan terminal bayangan di seluruh wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Selatan.

“Sejumlah poin ihwal larangan mudik yang dikeluarkan pemerintah pusat akan menjadi percuma jika terminal bayangan dibiarkan bebas mengangkut penumpang ke luar kota,” kata Yuke Yurike saat dihubungi pada Senin (5/4/2021).

Kondisi tersebut seperti laporan warga yang diterimanya beberapa waktu lalu. Keberadaan terminal bayangan yang berada di Jalan Ciputat Raya, tidak jauh dari Selapa Polri, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan diketahui masih melayani perjalanan luar kota.

Berita Terkait : Mudik Diperketat, Penumpang di Terminal Lebak Bulus Wajib Bawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Sejumlah bus milik perusahaan otobus (PO) bus terlihat bergantian mengangkut ataupun menurunkan penumpang jurusan Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat hingga Sumatera.

Di lokasi tersebut, kata dia, puluhan PO berbagai jurusan bebas beroperasi tanpa pengawasan petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta. “Sepertinya terminal bayangan menjadi alternatif perusahaan otobus yang tidak memiliki izin untuk mengoperasikan armadanya. Mungkin karena di terminal bayangan tersebut tidak ada petugas terkait yang mengawasi,” ungkap Yurike.

Terkait hal tersebut, dirinya kembali meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menertibkan terminal bayangan. Sebab, aktivitas di terminal bayangan dapat memicu klaster penyebaran covid-19.

“Jika terminal bayangan ini tidak ditertibkan, saya khawatir saat Lebaran nanti banyak masyarakat yang berangkat dari sana. Hal ini tentu berpotensi menjadi lokasi dan penyebaran Covid-19,” kata dia. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal