Renovasi Rumah Tua, 2 Buruh Proyek Tewas 1 Luka Akibat Ketiban Tembok Bangunan 

Jumat, 16 April 2021, 14:09 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Supriyono (41) dan Dimas R. Saputra (21), dua orang pekerja proyek bangunan tewas tertimpa reruntuhan bangunan di Jalan Danau Limboto, RT 16/04, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Jumat (16/04/21) siang. Dua pekerja tewas saat melakukan renovasi rumah berlantai satu tersebut. Dari pantauan lapangan, hingga saat ini petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi di sekitar rumah yang berada di kawasan Bendungan Hilir itu. Nampak ada seorang pekerja yang juga terluka akibat terkena bongkahan reruntuhan. Beruntung, satu pekerja lainnya berhasil selamat meski mengalami luka di bagian kepala.

Tarman (48) salah satu pekerja yang selamat mengatakan bahwa dirinya bersama dua rekannya tengah melakukan pembangunan rumah tinggal yang akan dibangun satu lantai. Hanya saja, saat proses pembangunan itu salah satu tempat yang dikerjakan runtuh, hingga menimpa tiga orang pekerja termasuk Tarman dan dua rekannya yang berada di area proyek itu. "Kita lagi kerja. Nah temboknya ini kita kasih ring, baru kita kasih meter udah rubuh. Jadi tembok yang ngak kuat," kata Tarman di lokasi kejadian, Jumat (16/4/2021).

Baca Juga : Sempat Ditutup Hindari Kerumunan, Pengunjung Ragunan dan TMII Kembali Ramai

Dikatakan Tarman, tembok secara tiba - tiba ambruk menimpa dirinya dan dua rekannya. Hanya saja dua rekannya tidak berhasil diselamatkan karena hantaman tembok yang cukup keras. "Yang kerja ada 3 orang mas. Yang kejatuhan dua orang. Saya kejatuhan tapi kan posisi saya di bawah jadi ngak kenapa-kenapa," ujarnya.

Hingga saat ini petugas kepolisian masih menutup area lokasi rumah yang memakan nyawa dua pekerja. Polisi juga memasang garis kuning di area rumah tempat kejadian perkara. 

Baca Juga : Pangdam Jaya Pantau Prajurit Latihan Perang di Distrik 2 Meikarta

Menurut Dulloh (62), warga sekitar lokasi, rumah yang runtuh saat pembangunan itu merupakan bangunan lama era tahun 1960-an. Rumah ini baru dipugar pemiliknya karena bangunannya masih tergolong kuno. "Rumahnya bisa dibilang angker. Karena rumah-rumah bangunan tahun 60-an. Tapi pemiliknya baik sama warga sekitar sini," tutupnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal