LampuHijau.co.id - Dalam upaya mendukung program yang dicanangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, PT Jakarta Tourisindo (Jaktour) sudah melakukan berbagai langkah. Terutama dalam menunjang pengembangan Jakarta sebagai kota tujuan wisata, baik lokal maupun internasional.
Kali ini, PT Jaktour mengembangkan produk pakaian khas Marunda yaitu Batik Marunda. Yang mengerjakan juga warga penghuni rumah susun (rusun) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Bukan hanya itu, makanan khas warga Marunda yang kental nuansa Betawi, juga terus dipromosikan.
"Kami selaku ibu-ibu Dharma Wanita di PT Jaktour, akan terus bekerja mengembangkan serta membina para pengrajin batik di rusun Marunda. Ini penting untuk mengangkat harkat pembatik rusun Marunda," kata Ketua Dharma Wanita PT Jaktour Anita Rantung kepada Lamjo TheJak di Jakarta, Jumat (3/5/2019).
Baca juga : Kesiapan Daging Jakarta, PT Jaktour dan PD Dharma Jaya Teken Kerja Sama
Dikatakan Anita Rantung, pengembangan Batik Marunda ini juga sekaligus dalam merespon program Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang meminta potensi warga Jakarta dalam memajukan wisata agar terus digalakkan. Terutama oleh BUMD yang bergerak di bidang wisata.
Dijelaskan Anita, dalam memasarkan dan mempromosikan Batik Marunda ini, pihaknya tidak perlu mengeluarkan biaya besar. Sebab, yang dimanfaatkan potensi yang ada secara maksimal. Namun hasilnya pun cukup menggembirakan.
"Untuk mempromosikan Batik Marunda ini, kami tidak perlu membayar foto model yang profesional. Sebab untuk modelnya, cukup istri-istri semua pejabat atau karyawan BUMD yang ada. Maupun istri pejabat Pemprov DKI. Dan hasilnya cukup bagus saat kami gelar fashion show Batik Marunda di Thamrin City baru-baru ini," katanya.
Baca juga : Ribuan ASN Di Jakarta Utara Membacakan Ikrar Pemilu
Saat menggelar bazar Batik Marunda dan melihat langsung pembatik Rusun Marunda dalam mengembangkan keahliannya, beberapa ibu-ibu BUMD se-DKI hadir di lantai 2 Hotel Grand Cempaka, yang merupakan anak usaha PT Jaktour. Tampak pula istri Dirut Perumda Pasar Jaya, Ny. Arief Nasrudin membeli Batik Marunda. Begitu juga ibu-ibu BUMD lain tampak asyik memilih Batik Marunda dan langsung membeli.
Sementara, Dirut PT Jaktour Jeffrey Rantung menjelaskan promosi Batik Marunda dan makanan khas Betawi ini merupakan langkah lanjutan dalam pengembangan wisata Jakarta. "Mereka itu (pembatik Batik Marunda) adalah asli penghuni Rusun Marunda yang nota bene eks warga gusuran dari lahan Waduk Pluit. Mereka kita bina agar lebih maju. Dan secara otomatis meningkatkan pendapatan mereka," kata Jeffrey.
Seperti diketahui, langkah sebelumnya BUMD DKI ini dalam meningkatkan wisata antara lain, membina pedagang makanan di Pasar Ikan Muara Angke, Jakarta Utara, menawarkan catering ke setiap kegiatan Dinas dan BUMD di Pemprov DKI. (ULI)