Jelang Bhakti Pemasyarakatan ke-57, Petugas Gabungan Sidak Skala Besar di Rutan dan Lapas Salemba

Rabu, 7 April 2021, 10:59 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Puluhan petugas gabungan menggelar inspeksi mendadak (Sidak) di tiga Blok Rutan Kelas IA Salemba dan 1 Blok di Lapas Kelas IIA Salemba, Selasa (06/04/2021) malam. Razia tersebut dipimpin Kepala Balai Permasyarakatan (Kabapas) Kelas 1 Jakbar bersama TNI, Polri, Imigrasi, dan BNN.

Sidak dilaksanakan dengan memmstuhi protokol kesehatan dan untuk mempersempit peredaran narkotika di dalam Rutan dan Lapas tersebut. Terlebih, razia gabungan itu digencarkan menjelang bulan Ramadhan dan memperingati hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57 yang digelar serentak di seluruh Rutan dan Lapas di Indonesia.

Dari hasil pantauan di lokasi, satu per satu kamar didatangi petugas gabungan yang terbagi beberapa tim. Seluruh petugas menyisir sebanyak 30 kamar di Blok S, Blok T, dan Blok U Rutan Salemba. Dari penyisiran dan penggeledahan tersebut, sejumlah barang elektronik, alat makan, televisi, hingga alat masak disita petugas dari 30 kamar. Bahkan, petugas juga menemukan senjata tajam dan alat bantu seksual dari dalam kamar warga binaan.

Kepala Balai Permasyarakatan (Kabapas) Kelas 1 Jakbar Sambiyono menerangkan, tujuan kegiatan malam ini untuk menciptakan Rutan Salemba yang aman terbebas dari narkoba dan barang terlarang lainnya. "Ke depan akan kita lakukan secara tidak terjadwal. Tim razia akan melakukan razia tersebut sampai meminimalisir barang terlarang yang masuk ke dalam Rutan," terangnya, di sela-sela razia kepada wartawan.

Baca juga : Petugas Gabungan Bakal Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru

Dari hasil penyisiran, petugas menyita 3 unit handphone, 1 unit Wifi, charger handphone, handsfree, televisi dinding, rice cooker, lampu serangga, kipas angin, vacum, terminal colokan, 17 unit gunting, karkulator, boneka seks toys, kabel, sodet, sendok, botol bir, kompor gas, panci, dan wajan air. Seluruh barang yang disita akan dimusnahkan.

Kepala Divisi Permasyarakatan Kemenkumham DKI Jakarta Marselina Budiningsih mengapresiasi kegiatan sidak gabungan tersebut. Petugas menyisir Blok A di Lapas Salemba dan Blok S, T, U di Rutan Salemba.

"Semoga ke depan kita tetap bersinergi. Tugas kita mengoptimalkan keadaan Rutan yang kondusif. Kita juga lakukan sosialisasi penguatan dan pembinaan ke dalam," katanya.

Karutan Kelas 1A Salemba Yohanis Varianto menegaskan, pihaknya memfokuskan sidak pencegahan narkoba yang berada di dalam Rutan Salemba. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Polrestro Jakarta Pusat dan BNN.

Baca juga : Sekolah Harus Penuhi Persyaratan, Jika akan Buka Belajar Tatap Muka

"Razia kali ini tidak ditemukan (narkoba). Kedepan mudah-mudahan sudah tidak ada narkoba dan selalu kita razia. Kalupun ada, kita akan meneruskan ke pihak yang berwajib," tegasnya.

Dari seluruh barang yang disita, Karutan memastikan sejumlah barang itu sudah berada lama di dalam Rutan. "Kalau dilihat dari bentuk barang, barang sudah lama ada di dalam. Tujuan razia ini menjaga kondisi aman dan tertib. Semuanya kita sita barang yang ada di sini dan dimusnahkan," paparnya.

Untuk mengantisipasi penyelundupan barang dari luar Rutan, Varianto menegaskan, akan melakukan mengetatkan pintu utama dan penguatan personel. "Kita akan berikan penguatan ke petugas kita. Apabila ada petugas kita yang melakukan tindakan tersebut, kita akan tindak tegas," terangnya.

Baca juga : Maksimalkan Pemanfaatan Museum Mpu Purwa: Sinau Sejarah dan Lomba Nge-Vlog

Kalapas Salemba Yosafat menambahkan, kegiatan malam ini merupakan kerjasama dengan stake holder, TNI dan Polri. Semoga, lanjutnya, sinergitas dengan TNI dan Polri tetap terjalin. "Ini dalam rangka pencegahan memasuki bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini untuk mengurangi yang ada di dalam Lapas sebagai bentuk deteksi dini. Dalam 1 bulan, kita lakukan razia 3 kali. Kemarin ada yang kita geledah dan kita serahkan ke BNNP DKI," pungkasnya.

Sementara menurut Penyidik Pratama BNN RI Ipda Anwarudin, yang ikut dalam sidak tersebut, peredaran jaringan narkoba cenderung menurun setelah banyak ditangkap di bandara dan jalur laut. "Kami dari BNN sebagai pemutus jaringan. Alhamdulillah, kita dapat mempersempit antar Rutan dan Lapas se-Indonesia. Kita selalu bersinergi, mudah-mudahan tercapai harapan masyarakat bahwa Indonesia bebas narkoba," tutupnya. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal