Hardiknas 2019, Anies: DKI Terus Tingkatkan Kualitas Kepsek dan Guru

Kamis, 2 Mei 2019, 18:58 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bertekad akan meningkatkan kualitas kepala sekolah dan guru di Ibu Kota. Pasalnya, kualitas kepala sekolah (kepsek) dan guru ini menjadi kunci pembentukan ekosistem pendidikan tuntas berkualitas.

"Kepemimpinan kepala sekolah adalah kunci dan program itu sedang kita dorong. Harapannya, kepala sekolah yang bisa memimpin lebih baik maka ekosistem di sekolah akan lebih baik. Kedua adalah peningkatan mutu gurunya karena itu kita memiliki kerjasama dengan Kemdikbud untuk melakukan peningkatan mutu guru," ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai memimpin apel peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2019).

Baca juga : Mudik Lebaran, Anies Berangkatkan 307 Bus Gratis 

Peningkatan mutu guru dan kepala sekolah ini, ungkapnya, dilakukan bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Nantinya, guru-guru di Jakarta akan didorong memiliki sertifikasi keahlian sehingga kompetensi yang dimilikinya terstandar.

"Jadi, harapannya lebih banyak lagi guru-guru yang tersertifikasi. Guru-guru yang kompetensinya ditingkatkan dan efeknya nanti pada siswa. Sekolah itu menjadi sehat atau tidak, dibangun oleh kepemimpinan pendidik yang baik. Lalu yang ketiga, dengan mendengarkan suara siswa lebih banyak," kata Anies.

Baca juga : HUT Otda ke-23, Pemprov DKI Janji Tingkatkan Pelayanan Warga

Dari pengarahannya terhadap jajaran Dinas Pendidikan, lanjut Anies, setiap sekolah di Jakarta harus memiliki program yang diserap dari aspirasi siswa. Menurutnya, sekolah yang baik atau tidak ditentukan oleh kondisi sekolah yang menyenangkan bagi siswanya.

"Kalau sekolahnya menyenangkan, maka dia bisa masuk ke fase berikutnya. Tapi kalau sekolahnya tidak menyenangkan, maka semua indikator yang lain menjadi tidak akan punya efek," ucapnya.

Baca juga : Kemenperin Berharap Asosiasi Bisa Bantu IKM Tingkatkan Kualitas Kemasan

Untuk itu, tegasnya, peringatan Hari Pendidikan harus menjadi momentum untuk menilai komitmen masing-masing dalam memajukan dunia pendidikan. Dia mengatakan, pendidikan bukan urusan sekolah tapi jauh lebih luas yang dimulai dari rumah, sekolah, hingga lingkungan masyarakat.

"Yang penting, setiap anak bangsa mendapatkan pendidikan yang berkualitas hingga tuntas. Oleh karena itu mulai dari rumah, sekolah, dan masyarakat. Saat ini, kita sedang menggalakkan ekosistem sekolah. Sehingga nanti kita bisa menumbuhkan karakter anak-anak. Saya garis bawahi bahwa karakter itu bukan yang ditanamkan tapi ditumbuhkan," ungkapnya. (ULI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal