LampuHijau.co.id - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran meninjau Ksatria Tangguh di Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya di Cikarang, Jawa Barat pada Rabu (17/3/2021). Di sana, Kapolda sekaligus mengecek Kampung Tangguh Jaya.
Kunjungan Kapolda diawali dengan memantau Kampung Tangguh di sana. Ia mengecek langsung ladang pertumbuhan ekonomi di lokasi seperti penanaman cabai, sayuran lainnya, hingga ikan. Kapolda juga meninjau tempat dilakukannya swab test.
Baca juga : Kampung Tangguh Jaya Gagasan Kapolda Metro Kembali Mendapat Apresiasi
Kepada wartawan, Kapolda menyebut, dirinya juga memantau penerapan prokes mengingat para anggota Sat Brimob Polda Metro Jaya ini rentan terpapar Covid-19, karena bertugas melakukan pengamanan sehari-hari.
"Kami harus memastikan bahwa personel yang terlibat dalam pengamanan kegiatan masyarakat dan pengamanan kegiatan unjuk rasa itu sehat. Jangan sampai ada yang sakit kemudian menularkan kepada masyarakat yang mereka layani," kata Fadil kepada wartawan di lokasi, Rabu (17/3/2021).
Baca juga : Percepat Pemulihan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19, Polda Kalsel Gandeng Pelaku Usaha
Fadil memuji penerapan protokol kesehatan (prokes) di markas Brimob Polri ini. Menurutnya, Dansat dan Danyon sudah menerapkan penerapan prokes Covid-19 dengan menerapkan 3T yakni Trashing, Testing dan Treatment.
"Di sini ada swab antigen, ada ruang isolasi mandiri, kemudian jika kalau ada yang positif dilakukan trashing antara petugas kesehatan dan relawan yang ada di Kampung Tangguh Jaya di sini. Tentumya bersama-sama rekan-rekan Babinsa di sini," jelasnya.
Baca juga : Putus Penyebaran Covid-19, Kapolda Jatim Lounching Gerakan Santri Bermasker
Di samping itu, lanjut Fadil, di tempat Ksatria Tangguh ini juga dilakukan penguatan pangan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar lokasi. "Ada cabe, ikan nila, lele, pisang, jahe merah, telur. Ini semoga bisa bangkitkan wirausaha di sini. Ini luar biasa guyub, ada Pak Lurah, Camat, ada relawan, luar biasa yang semangat untuk menghidupkan roda ekonomi di sini," pungkasnya. (DIR)