LampuHijau.co.id - Jajaran Tiga Pilar Kemayoran, Jakarta Pusat menggelar patroli Cipta Kondisi dengan sasaran kerumunan masyarakan dan gangguan Kamtibmas lainnya, Minggu (14/03/2021) malam.
Dari hasil penyisiran petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP yang dipimpin Kapolsek Kemayoran Kompol Imam Irawan, mengamankan belasan remaja yang diduga hendak balap liar di kawasan Kemayoran.
"Kita melakukan patroli keliling bersama unsur tiga pilar ke titik-titik rawan kumpul warga sebagai pencegahan penyebaran Covid-19. Sasaran patroli juga sebagai pencegahan balap liar, tawuran warga, dan tindak kejahatan jalanan lainnya," tegasnya saat dihubungi, Senin (15/03/2021).
Baca juga : Niat Nyari Kerja di Ibu Kota, Dua Remaja Putri Indramayu Kabur dari Rumah
Operasi Cipkon juga memeriksa sejumlah pemuda pemudi yang tengah kumpul di pinggir jalan, diduga hendak balap liar. "Hasil operasi Cipkon, mengamankan sepeda motor tanpa dilengkapi surat dan pelat nomor kendaraan," ujarnya.
Selanjutnya, para pemuda yang melanggar tersebut diamankan ke Mapolsek Kemayoran berikut motor mereka. Selain menemukan motor tanpa surat, petugas juga melakukan penggeledahan. Namun, petugas tidak menemukan adanya senjata tajam dan narkoba dari operasi tersebut.
Plh Waka Polsek Kemayoran Iptu Suparno menambahkan, petugas berhasil mengamankan 40 motor yang tak dilengkapi surat dan pelat nomor kendaraan. Meski begitu, petugas belum menemukan adanya leterlibatan balap liar secara langsung. Puluhan pemuda yang diamankan karena nongkrong berkerumun dipinggir jalan.
Baca juga : Langgar Prokes, Ratusan Remaja Disanksi Sosial dan Rapid Test
"Mereka diamankan saat nongkrong di Jalan Letjen Suprapto, yang diindikasikan akan menonton aksi balap liar. Ada 40 motor yang diamankan," tegasnya.
Setelah diamankan, puluhan pemuda itu dilakukan pembinaan oleh pihak kepolisian di Mapolsek Kemayoran. Petugas juga memanggil orang tua mereka untuk membuat surat pernyataan. "Kita imbau agar para orang tua membina anaknya sehingga tidak ikut nongkrong. Apalagi sekarang masih pandemi, sehingga tidak melanggar prokes dan aturan PPKM di Jakarta," paparnya.
Menanggapi masalah ini, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi menegaskan, pihaknya sudah mendapatkan laporan banyaknya anak-anak remaja yang ikut balap liar atau sekadar menonton balap di wilayah Kemayoran, Jakarta Pusat. Apalagi sekarang belum mulai sekolah tatap muka, banyak anak yang berkeliaran di luar.
Baca juga : Petugas Gabungan Bakal Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru
Seperti di Johar Baru, sambungnya, banyak anak remaja yang main di selasar jalanan dan ada laporan adanya kekerasan, keributan. Hal itu diketahui dirinya ketika melakukan monitoring wilayah.
"Kita imbau, di sini ada Dinas PPAPP, dan RT, serta Lurah, tolong diperhatikan, anak-anak ini gimana? Usul saya kalau boleh dan tidak melanggar kebijakan, taman dibuka semua tetapi taruh Satpol PP di tiap taman untuk mengawasi. Siapkan masker, cuci tangan, hand sanitizer, dan sarung tangan. Tapi harus dijaga Satpol PP," tutupnya. (RKY)