LampuHijau.co.id - Vaksinasi Covid-19 bagi Aparatur Sipil Negara(ASN) di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, dimulai hari ini Rabu (10/3/2021) .
Dari 1.534 ASN yang akan divaksin, Pelaksanaan tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji menjadi orang pertama disuntik vaksin Covid-19.
Kendati menjadi orang yang pertama, Isnawa Adji terlihat santai saat memasuki ruangan vaksinasi yang digelar di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.
Baca juga : Banjir di Rawajati Surut, Plt Wali Kota Jaksel Terjun Serokin Lumpur
Isnawa Adji mengaku dirinya tidak melakukan persiapan khusus menjelang divaksin. "Yang penting harus sarapan pagi dan tidur yang cukup. Makan juga enggak terlalu kenyang," ujar Isnawa Adji usai menjalani vaksinasi Covid-19, Rabu (10/3/2021).
Ia mengaku sedikitpun tidak merasa sakit saat disuntik vaksin. Dirinya pun tidak mengalami beragam efek samping seperti yang sebelumnya dikhawatirkan masyarakat.
"Nggak terasa sakit tuh. Tahu-tahu kata vaksinatornya, 'sudah selesai pak'. Biasa aja, karena sudah sering lihat orang divaksin, baik nakes maupun Lansia," ujarnya.
Baca juga : Sambangi Lokasi Banjir, Plt Wali Kota Jaksel Pastikan Kebutuhan Warga Terpenuhi
Serupa dengan Isnawa Adji, Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Munjirin yang turut jalani vaksinasi covid-19 mengaku tidak merasakan efek samping. "Aman, nggak terasa apa-apa," ungkapnya.
Terkait vaksinasi covid-19, dipaparkannya ada sebanyak 1.534 ASN dan pegawai di lingkungan Kantor Wali Kota Jakarta Selatan yang akan mendapatkan vaksin covid-19. Jumlah tersebut terbagi menjadi dua, antara lain sebanyak 1.402 orang pegawai dari suku dinas maupun badan serta sebanyak 132 orang pegawai Sekretariat Kota Jakarta Selatan.
"Dari target 132 orang, ditambah 10 dewan kota dan satu orang inspektur, jadi totalnya 143 orang. Tapi yang datang ada sebanyak 123 orang," jelas Munjirin.
Baca juga : Jadi Plt Wali Kota Jaksel, Isnawa Adji Ungkap Kenangan Bersama Marullah Matali
"Dari jumlah itu, divaksin 102 orang, tertunda atau ditolak 21 orang," tambahnya. Dalam kesempatan tersebut, Isnawa Adji berharap vaksinasi Covid-19 dapat memutus mata rantai virus corona di Ibu Kota. "Semoga vaksinasi bisa ikut memutus mata rantai penyebaran Covid-19," singkatnya.
Secara teknis penyuntikan juga berlangsung di 10 kecamatan dengan mengedepankan protokol kesehatan. Selain pegawai kecamatan dan kelurahan vaksinasi juga diberikan kepada guru sekolah sesuai lokasi mereka bekerja.
Tercatat ada sebanyak 11.788 pegawai yang akan disuntik vaksin. Jumlah tersebut terdiri dari pegawai di bagian Suban dan Sudin, pegawai di kecamatan hingga kelurahan. (RBN)