Pemilik Bar Lokasi Penembakan Anggota TNI Dikenal Bandel

Kamis, 25 Februari 2021, 15:59 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pemilik Bar RM di Cengkareng, yang jadi lokasi penembakan anggota TNI dikenal bandel. Meski sudah dua kali disegel karena melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), bar tersebut kembali beroperasi.

Hal itu disampaikan Kepala Satpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat saat dihubungi wartawan, Kamis (25/2/2021) siang. “Jadi Bar RM itu sudah dua kali dilakukan tindakan Satpol PP. Pertama tanggal 5 Oktober, kemudian 12 Oktober, jadi sudah kita lakukan 2 kali," Tamo Sijabat kepada wartawan, Kamis (25/2/2021).

Baca juga : Kapolri Minta Kabareskrim Baru Tuntaskan Kasus Penembakan Anggota FPI

Tamo membeberkan, pelanggaran pertama, Bar RM ditutup petugas 1x24 jam. Namun, seminggu kemudian Bar RM kembali melakukan pelanggaran kedua. Bar RM pun disanksi bayar denda sesuai dengan Pergub 79 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus COVID-19.

"Denda 12 Oktober harusnya Rp 50 juta, tapi sanggupnya Rp 5 juta. Memang kan enggak ada batas minimalnya. Tapi yang penting sudah kita denda," kata Tamo.

Baca juga : Bek Bayern Munchen Sepakat Gabung ke Real Madrid

Satpol PP, kata Tamo, saat ini menunggu rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI untuk melakukan penutupan. Tamo mengungkapkan, banyak kafe di Jakarta Barat melakukan beragam modus untuk bisa beroperasi sampai larut malam hingga dinihari selama PPKM.

"Ada yang modusnya parkirnya jauh, lampu dimatikan, suaranya musiknya senyap biar terkesan enggak ada kegiatan. Banyak juga saat kita cek zinnya sudah pindah restoran kafe. Jadi izinnya sekarang diturunkan supaya bisa beroperasi,” katanya.

Baca juga : Kelompok Bakrie dan DT Peduli Resmikan Jembatan Ciasahan

Diberitakan sebelumnya, insiden berdarah terjadi di Bar RM, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis (25/2/2021) dini hari. Tiga orang tewas ditembak oleh anggota Reskrim Polsek Kalideres, Brigadir CS.

Ketiga korban tewas antara lain, Pratu Martinus Krado Rizky yang merupakan anggota Kawal Denma Kostrad, Feri Saut Simanjuntak dan Manik selaku pelayan bar. Sedangkan seorang terluka adalah Hutapea selaku manajer bar.  (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal