LampuHijau.co.id - Tiga Pilar Jakarta Pusat meresmikan posko pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro di Jalan Petamburan III, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (25/02/2021). Peresmian posko multifungsi tersebut mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 5M untuk menghindari kerumunan.
Dandim 0501/JP BS Kolonel Inf Luqman Arief menegaskan, posko tiga pilar ini merupakan tanggung jawab bersama. Selain meresmikan posko, jajaran Forkopimda juga membagikan 700 sembako dan masker kepada warga Petamburan.
"Posko Tangguh Jaya dan PPKM bersama ini untuk membantu warga petamburan yang terpapar. Kita juga bagikan sembako melalui pintu ke pintu rumah warga di sejumlah kelurahan di Kecamatan Tanah Abang. Kita sudah menyurvei, mereka dibagikan kupon oleh petugas kemudian kita antar (sembako)," tegasnya.
Baca juga : Airlangga Hartarto Apresiasi Dukungan TNI dalam Pelaksanaan PPKM Mikro
Meski begitu, para warga Petamburan yang membutuhkan sembako dapat mendatangi posko tiga pilar merah putih. "Jika ada warga yang butuh nanti datang ke posko ini, gratis. Kita akan tindak lanjuti dengan rapid test. Kegiatan ini berlanjut, harapan kita pembagian logistik sampai idul fitri," ujar Dandim.
Pendirian posko di Jalan Petamburan III, sambungnya, untuk menjaga ketertiban keamanan masyarakat dan membantu masyarakat yang terpapar. "Insya Allah, posko ini efektif. Semua kita bisa bekerja disini dan berkumpul sesuai protokol kesehatan. Harapan kita (Zona Hijau)," terangnya.
Wali Kota Jakarta Pusat Dhany Sukma menambahkan, kegiatan ini wujud komitmen bersama menanggulangi Covid-19. Pihaknya bersama tiga pilar membangun komitmen agar semua elemen masyarakat bisa menjaga dan bekerja sama dalam penanggulangan pencegahan Covid-19.
Baca juga : Kapolda Jatim Tinjau Posko PPKM Mikro di KTS Desa Sumberharjo
"Aktivitas ini melibatkan tiga pilar. TNI, Polri, dan Pemkot, bersama elemen masyarakat yang diselingi dengan aktivitas sosial. Kita semua bisa membangun kolaborasi dalam upaya pencegahan pandemi covid dan mudah-mudahan covid bisa segera berakhir," katanya.
Sementara Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menjelaskan, peresmian ini merupakan sarana untuk menjaga protokol kesehatan Covid-19 di tengah masyarakat. Lokasi ini juga telah dibuat Kampung Tangguh Jaya sejak Desember 2020. Beberapa kegiatan, seperti budi daya ikan lele hingga tanaman hidroponik, juga telah berjalan.
Hengki mengklaim, wilayah Jakarta Pusat saat ini menjadi zona kuning. Turunnya angka positif Covid-19 di wilayah Jakarta Pusat ini tidak terlepas dari peran 'Kampung Tangguh Jaya'. Tidak hanya fokus pada pelacakan pasien terpapar Corona (testing, tracing, dan treatment), Kampung Tangguh juga mewujudkan ketangguhan masyarakat di zona merah dari sisi ekonomi.
Baca juga : Sudin SDA Jakpus Bangun Kolam Retensi Seluas 2.000 Meter di Kemayoran
"Ini terbukti dari beberapa RW di masyarakat ada success story before-after-nya," tutupnya. (RKY)