LampuHijau.co.id - Polda Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) menggelar audiensi bersama sejumlah pihak membahas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), dengan support UMKM agar ekonomi semakin meningkat dan stabil di ruang kerja Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, Rabu (17/2).
Audiensi ini juga melibatkan pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 9 Kalimantan dan Perwakilan Industri Jasa Keuangan di Kalsel. Termasuk juga audiensi dengan Bank Mandiri terkait pergantian pimpinan baru Bank Mandiri Regional Ceo XI Kalimantan.
“Pagi tadi kami gelar audiensi dengan pemangku kebijakan di bidang perbankan dan keuangan, mereka merupakan satu di antara ahli yang turut aktif membangun perekonomian nasional,” kata Rikwanto. Kegiatan berlangsung tertib dan aman serta tetap menjalankan protokol kesehatan.
Hadir dalam kesempatan tersebut Wadir Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto, Kepala OJK Regional IX Kalimantan Riza Aulia Ibrahim, Direktur Utama Bank kalsel Dr. H. Agus Syahbarudin, Head Of Region BNI Banjarmasin Mahrauza Purnaditya, Bank Mandiri Regional Ceo XI Zan Winston Tambunan, dan Pimpinan Wilayah BRI Banjarmasin Heri Santoso.
Baca juga : Pep Guardiola Kesel dengan Keputusan Ofisial Pertandingan
Lebih lanjut, Wadir Reskrimsus Polda Kalsel AKBP Budi Hermanto menjelaskan dalam audiensi itu turut dibahas soal monitoring investasi bodong dengan membentuk Satgas. "Kami bentuk Satgas dari Krimsus Subdit Fismondev, OJK mengawasi sesuai dengan tupoksinya, " ungkap Budi Hermanto.
Budi menambahkan pihaknya juga bakal mengawasi kemungkinan adanya Pasar Muamalah seperti yang terjadi di Depok, Jawa Barat. Diketahui pasar tersebut melakukan transaksi bukan dengan rupiah melainkan menggunakan dinar dan dirham sebagai alat bukti bayar.(FrK)