LampuHijau.co.id - Istri Gubernur DKI Jakarta, Fery Farhati, berkesempatan membuka acara HC Day yang ke-8 di The Kasablanka Hall, Jakarta. Acara yang diinisiasi oleh Hijabers Community Official ini bertujuan memberikan inspirasi dan wadah pembelajaran bagi para Hijabers, untuk menjadi muslimah yang berkualitas melalui berbagai acara menyenangkan.
Selaras dengan tema acara ‘Muslimah as an agent of change’, dalam kesempatan tersebut, Fery menceritakan sosok perempuan ‘Ibu Ibukota’ yang bergerak dalam sunyi dalam melakukan berbagai aksi hidup baik di Jakarta. Fery bercerita mengenai sosok ibu di Ibu Kota sebagai perempuan penggerak yang banyak ia temui selama menjalankan peran di beberapa organisasi seperti Ketua PKK, YKI, Dekranasda, dan Bunda PAUD di DKI Jakarta.
“Mereka bergerak dalam sunyi, jauh dari sorotan media, namun dengan tulus ikhlas memberikan perhatian dalam berbagai bidang. Seperti pemberdayaan kesejahteraan keluarga, kesehatan, kelestarian lingkungan, pengembangan kerajinan, dan pendidikan orang tua serta anak usia dini,” ujarnya di Jakarta, Minggu (28/4).
Baca juga : Wali Kota Tangerang Minta OPD Perbaiki Kekurangan
Fery menambahkan bahwa sosok Ibu Ibukota adalah agent of change bagi wilayahnya. “Latar belakang dan yang mereka lakukan beragam, namun mereka memiliki satu kesamaan, yakni ingin menciptakan lingkungan yang baik untuk anak-anak dan keluarganya bertumbuh. Serta menciptakan kebahagiaan dan keharmonisan di lingkungan terdekatnya.
Para penggerak ini dapat menginspirasi orang lain tanpa menjelaskan dengan lisan bahwa Islam adalah Rahmatan lil alamin, rahmat bagi kita di dunia dan di akhirat," paparnya.
HC Day 2019 diisi dengan berbagai kegiatan seperti talkshow, workshop, dan sesi-sesi interaktif dengan beragam topik menarik, seperti studi keislaman, pengembangan diri, ilmu sosial, industri kreatif, dan sebagainya.
Baca juga : Pemkot Jakut Bagikan Hadiah Sepeda Untuk Peserta HBKB
Acara ini juga dimeriahkan oleh pembicara-pembicara yang berasal dari kalangan ustad/ustadzah, tokoh masyarakat, influencer, dan para ahli lain dari berbagai bidang.
"Pemilihan tema ini diharapkan menjadi motivasi bagi para muslimah untuk menjadi agen perubahan positif tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi untuk lingkungan disekitarnya. Tidak hanya dengan menjaga hubungan baik dengan Sang Pencipta, tetapi kita juga harus menjaga hubungan baik dengan sesama manusia dan lingkungan sekitar,” tutup Putri Dwiandari, Ketua Hijabers Community Official.
Ibu Ibu Kota adalah gelar yang disematkan bagi sosok perempuan penggerak di DKI Jakarta. Mereka adalah penggerak yang melakukan #AksiHidupBaik dengan memberikan perhatian sukarela dalam bidang pemberdayaan kesejahteraan keluarga, kesehatan, kelestarian lingkungan, pengembangan kerajinan, dan pendidikan orang tua serta anak usia dini.
Baca juga : Ribuan Peserta Seni dan Budaya Unjuk Bakat di RPTRA Rasela
Ibu Ibu Kota Award hadir untuk memberikan apresiasi kepada sosok perempuan penggerak yang selama ini bekerja dalam sunyi untuk memastikan kebahagiaan keluarga-keluarga Ibu Kota. Akan digelar pada akhir tahun 2019, Ibu Ibu Kota Award ingin mengajak lebih banyak lagi masyarakat untuk menjadi sosok Ibu Ibu Kota dan ikut terlibat dalam menghadirkan sisi lain Jakarta yang humanis dan harmonis. (ULI)