LampuHijau.co.id - Dalam waktu satu bulan, Rutan Salemba sudah melakukan lima kali inspeksi mendadak (sidak) terhadap 2.900 warga binaan. Hal tersebut dilakukan guna menekan penyalahgunaan narkoba di dalam Rutan Kelas 1 Jakarta Pusat itu.
Kepala Rutan Salemba Yohanes Varianto memastikan, pihaknya sudah membenahi semua yang ada di dalam (Lapas). Pasalnya, dalam waktu 1 bulan ini, pihaknya sudah melakukan 5 kali razia.
"Itu akan kami tingkatkan terus. Razia dan barang terlarang akan kami laporkan dan musnahkan. Untuk meminimalisir itu, kita akan tingkatkan razia dan penggeledahan. Mudah-mudahan ke depan Rutan Salemba akan jadi lebih baik," ungkapnya, Jumat (29/01/2021).
Selain itu, pria yang akrab disapa Varit itu melakukan pendekatan persuasif kepada warga binaannya. Varit akan mendekatkan dari hati ke hati kepada warga binaan. Kemudian, stigma rumah tahanan akan dirubah menjadi rumah tuhan. Di mana kegiatan pembinaan kemandirian dan pembinaan kepribadian di masjid, gereja, dan wihara akan diperbanyak dan ditingkatkan.
Baca juga : Diduga Rugikan Negara Rp835,4 Juta, Sekda Ditahan Kejari Subang
"Ketika teman-teman warga binaan sudah banyak melaksanakan kegiatan tersebut, akhirnya hal-hal negatif akan hilang dengan sendirinya. Kita preventif pencegahan dengan meningkatkan kegiatan kemandirian dan kepribadian," pungkas pria yang membina 2.900 warga binaan itu. (RKY)