Lewat Medsos, Polisi Ungkap Mafia Perdagangan Satwa Dilindungi

Kamis, 28 Januari 2021, 13:51 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Tim Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap YI, pelaku penjual satwa yang dilindungi. YI ditangkap di Jalan Raya Sukatani, Desa Sukadarma, Kec. Sukatani, Bekasi, pada 19 Januari 2021.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, modus tersangka berkamuflase dengan menjual hewan yang tidak dilindungi di depan rumah, namun di belakang rumahnya menyimpan satwa yang dilindungi.

Baca juga : Ledakan di Kantor KAMI, Polisi: Masih Dalam Penyelidikan

"Tersangka masuk komunitas pencinta satwa untuk mencari satwa yang dilindungi, dan memasang status di whatsapp untuk menarik minat pembeli satwa yang dilindungi," ucap Yusri di Polda Metro Jaya, Kamis (28/1/2021).

Menurut Yusri, tersangka mengambil keuntungan pribadi dalam menjalankan aksinya bervariasi sebesar Rp 1 juta hingga Rp 10 juta. Selama melakukan aksinya, ia telah meraup keuntungan sekitar Rp 50 juta.

Baca juga : Polisi Ungkap Sindikat Peredaran Susu, Kopi, dan Dodol Ganja

Lanjut Yusri, tersangka telah menjalankan aksinya menjual satwa langka sejak Agustus 2020. Berdasarkan informasi masyarakat, tim melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana perdagangan satwa dilindungi, bergerak dan mengungkap sebuah kios burung di Pasar Sukatani.

"Dari hasil pengungkapan tim menemukan di tempat kejadian perkara 1 ekor Orang Utan, 3 ekor Beo Nias dan 3 ekor Lutung Jawa," ungkap Yusri.

Baca juga : Selama 2020, Polri Tangani 148 Perkara Perdagangan Orang

Dari pengakuan tersangka telah menjual satwa dilindungi jenis Owa Jawa, Elang Jawa, Rangkong, Kakatua Jambul Kuning, dan Kuncing Hutan. Tersangka dikenakan pasal 40 ayat (2) jo pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, dengan ancaman hukuman penjara selama 5 tahun. (DIR)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal