Haji Oding: Babe Eddie Sudah Cabut Tanda Tangan di Pakta Integritas

Sabtu, 23 Januari 2021, 14:00 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Berita di salah satu media online yang menyebutkan bahwa tokoh warga Betawi Mayjen (TNI) Eddie M Nalapraya menandatangani pakta integritas mendapat tanggapan dari ketua Badan musyawarah suku Betawi Sembilan Belas Delapan Dua (Bamus Betawi 1982) H. Zainudin.

Pria yang akrab disapa Haji Oding ini menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar. "Itu berita bohong atau tidak benar, karena pertama Babe Eddie disodorkan untuk tanda tangan oleh H.Nuri dan Mpok Sylvi untuk "Pakta Integritas" bukan di Padepokan Pencak Silat, tapi di rumah Babe Eddie di Cipayung Bogor pada hari Rabu (20/1/2021), bukan Jumat (22/1/2021)," ujarnya saat berbincang dengan wartawan Sabtu (23/1/2021).

Baca juga : Kadiv Humas Polri, Lurah Petamburan Gagal Dimintai Keterangan Lantaran Terpapar Covid

Kemudian lanjut Haji Oding, Babe Eddie pada Kamis (21/1/2021) di Padepokan menyatakan mencabut dan membatalkan tanda tangan yang dilakukan sehari sebelumnya dengan alasan tidak mengetahui dan mengerti isi Pakta Integritas tersebut.

"Kedua, bahwa tidak benar pada hari Jumat (22/1/2021) Babe Eddie hadir memenuhi undangan Ketua Majelis Adat Bamus Betawi Haji Nuri karena memang sehari sebelumnya Babe Eddie sudah mencabut atau membatalkan tandatangan yang dilakukan sebelumnya yakni pada Rabu (20/1/2021). Terhadap berita bohong yang disampaikan pihak-pihak tertentu apalagi dengan media elektronik tentu saja ada akibat hukumnya, baik pidana maupun perdata," beber Haji Oding.

Baca juga : Pelaku Usaha di Banjarmasin Sambut Baik Pengesahan UU Cipta Kerja

Kepada media online yang pertama kali menyebarkan berita tersebut Haji Oding berharap agar melakukan coverboth side dalam memuat berita atau meralat berita yang berjudul: "Tak Ingin Bamus Betawi Dipecah Belah, Eddie M.Nalapraya Melakukan Tanda Tangan Fakta Integritas", tersebut.

"Babe Eddi M Nalapraya tetap konsisten berada dalam barisan Bamus Betawi 1982 sebagai wadah perkumpulan ormas Betawi yang didirikan untuk menjaga marwah orisinal Kaum Betawi sebagai putra asli sekaligus penduduk inti Ibukota Jakarta sejak tahun 1982 sampai sekarang. Badan Musyawarah Suku Betawi 1982 adalah mata rantai kelanjutan perjuangan Suku Betawi dan ormas-ormas yang berhimpun di dalamnya guna berijtihad menjaga keutuhan kekeluargaan, kerempugan, silaturahmi, persatuan dan kesatuan Suku Betawi," ungkap Haji Oding.

Baca juga : Cai Changpan Sudah 17 Tahun Tinggal di Desa Tenjo Bogor

Kata Haji Oding mudah-mudahan upaya pelestarian, penggalian sejarah peradaban dan pengembangan budaya Betawi ke depan akan terus kami lakukan demi pemahaman yang sama bagi orang Betawi dari generasi ke generasi.

"Kedepan tidak boleh ada lagi upaya sempit yang mengatasnamakan betawi, membiaskan hakekat orisinalitas kebetawian dan ingin menjadikan identitas betawi hanya sekedar alat kepentingan kelompok baik secara politik maupun sosial. Mari kita jaga soliditas Betawi dalam ikatan Ukhuwah Batawiyah," tegasnya. (DRI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal