Bila Tak Ada Pengawasan, Diprediksi Kasus Covid-19 Akan Meningkat

Senin, 11 Januari 2021, 23:07 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Epidemiolog Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono menyarankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serius menerapkan pengetatan PSBB. Bila tak ada pengawasan, diprediksi kasus Covid-19 akan terus bertambah.  "Melihat kondisi wabah di Jakarta saat ini menurut saya sangat sulit ditekan. Bahkan potensinya akan terus bertambah jika pengetatan tidak diawasi maksimal," kata Tri saat dihubungi wartawan kemarin.

 

Berita Terkait : Keberadaan Kampung Tangguh di Bekasi Diapresiasi Satgas Nasional Covid-19

Menurut Tri, penularan virus corona masih sulit ditekan karena rasio positif di DKI masih tinggi. Bahkan angkanya telah tembus di atas 12 persen. Padahal organisasi kesehatan dunia (WHO) menyaratkan kebijakan pelonggaran atau relaksasi bisa dilakukan jika angka rasio positif di bawah 5 persen. "Kita angka di atas 10 persen saja masih ada toleransi 25 persen. Kebijakan sekarang masih setengah-setengah," ujarnya.

 

Berita Terkait : ASN, Pegawai Non PNS dan Anggota DPRD di Depok Divaksin Covid-19 di RS Hermina

Menurut Tri, beberapa pekan ke depan Pemerintah DKI dan wilayah di sekitarnya bakal dihadapkan dengan situasi yang berat dalam menanggulangi wabah ini. Sebabnya, ia memprediksi akan terjadi lonjakan pasien Covid-19 imbas libur panjang akhir tahun yang mulai terlihat.

 

Berita Terkait : 78 Wartawan Divaksin Covid-19 di RSUD Depok

Tri menyarankan Pemerintah DKI dan kota-kota di sekitarnya menyiapkan penambahan bangsal isolasi dan ruang perawatan intensif. Sebabnya bangsal yang tersedia saat ini sudah tidak bisa menampung penambahan pasien Covid-19. "Selain ruang perawatan, yang harus ditambah adalah tenaga kesehatan. Tidak mungkin tenaga kesehatan yang sekarang bisa menangani karena mereka juga sudah kelelahan," ujarnya.

(DRI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal