LampuHijau.co.id - Hari Ibu diperingati pada 22 Desember 2020. Salah satu yang merayakan ialah para ibu dari Barisan Emak- emak Bersatu. Mereka berharap, Hari Ibu menjadi momentum mengingatkan pentingnya peran ibu di tengah-tengah keluarga.
"Terutama dalam menangkal aliran atau ormas yang anarkisme, intoleran, radikalisme. Khususnya pada anak," ujar Koordinator Nasional Barisan Emak-emak Bersatu, Khanza, Rabu (23/12/2020).
Mereka juga mengajak para ibu senantiasa menjaga keutuhan ideologi bangsa. Salah satu caranya dengan memberi perhatian penuh kepada anak.
Baca juga : Tepat di Hari Ibu, Dua Perempuan Ukir Prestasi Tingkat Dunia
"Menjaga kedekatan hubungan antara ibu dan anak merupakan penangkal utama bagi tumbuhnya bibit radikalisme di dalam keluarga," kata dia.
"Sebagai ibu rumah tangga, kita harus tahu seperti apa aktivitas anak-anak perilakunya lingkungannya termasuk tahu apa yang sedang dikerjakan," imbuh Khanza.
Menurut Khanza, para ibu atau emak-emak, sesungguhnya dapat mengamputasi penyebaran bibit radikalisme melalui pembekalan wawasan dan nilai- nilai kebangsaan. Hal itu bisa didapat melalui sejumlah lembaga, komunitas atau ruang sosial yang dekat dengan ibu rumah tangga.
Baca juga : Habib Rizieq Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Protokol Kesehatan
"Pilihlah lembaga, komunitas, atau ruang sosial yang visi-misi dan nilainya sejalan dengan nilai keluarga, nilai kebangsaan yang mengajarkan kebaikan dan toleransi," jelasnya.
Barisan Emak-emak Bersatu juga berharap para ibu intensif memantau dan memperhatikan aktivitas suami dengan cara pendekatan komunikasi, sharing di dalam keluarga. Pasalnya, kemitraan antara suami dengan istri dalam pembagian peran dan pengambilan keputusan, juga akan mempermudah dalam melakukan semua fungsi keluarga.
"Benteng utama penangkalan anarkisme, intoleran, paham radikalisme adalah peran emak-emak dalam keluarga. Karena itulah, peran emak-emak sangat strategis dalam edukasi dan literasi terhadap keluarga, suami khususnya anak-anak agar terhindar dari aliran atau ormas yang pakai kekerasan, intoleran, paham radikalisme," papar dia.
Baca juga : Polisi Menduga Ada Kasus Lain yang Dilakukan Tersangka Kasus Tanah di Cakung
Dalam kesempatan itu, Barisan Emak-emak Bersatu juga mendukung aparat keamanan yakni TNI-Polri dalam menciptakan masyarakat yang aman, damai dan sejuk. Mereka juga mendukung pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional dan menyukseskan program vaksinasi Covid-19.
"Kami juga mengajak seluruh emak-emak se-Indonesia untuk terlibat aktif menjaga situasi yang aman dan kondusif dengan jaga dan lindungi anak, suami, keluarga dari ormas anarkis, radikal, serta bahaya provokasi hasutan demo di tengah ancaman Covid-19. Mari merayakan Tahun Baru 2021 di rumah saja bersama keluarga," tandas Khanza. (YUD)