LampuHijau.co.id - Rektor dan Guru Besar se-Jatim menyambut baik diskusi dan audiensi bersama jajaran TNI dan Polda Jatim. Menurut Prof. DR. Sukowiyono selaku Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Jawa Timur menyatakan, bahwa apa yang sudah dilakukan oleh TNI/ Polri saat menangani covid-19 di Jatim sudah sangat bagus.
"Kami apresiasi penanganan pandemi covid-19 di Jatim oleh jajaran TNI dan Polri khususnya Polda Jatim, ini sudah sangat bagus dan baik," kata Sukowiyono, Jumat (18/12) siang.
Baca juga : Kapolres Madiun Bersama Forkopimda Musnahkan Barang Bukti di Kejari
Lebih jauh Sukowiyono menuturkan, agarpemerintah Provinsi Jawa Timur maupun Kepala Daerah di Jatim, jika ada pasien covid-19 atau yang terkonfirmasi positif covid-19 hendaknya itu disampaikan dan bukan dirahasiakan.
Dengan diinformasikan secara terbuka, maka hal itu bisa menjadi pelajaran masyarakat Jawa Timur. Sehingga pemerintah bicara saja apa yang memang perlu disampaikan.
Baca juga : Kapolda Kalsel Dampingi Mentan Panen Raya di Batola
"Kepala Daerah baik tingkat Provinsi maupun Daerah, ini menjadi peran yang sangat penting disaat melakukan penanganan covid-19. Sehingga saya berpesan, sampaikan saja apa adanya informasi tentang covid-19 di Jatim," ucapnya. Pasalnya, menurut Sukowiyono sampai saat ini masih banyak masyarakat yang tidak percaya dengan covid-19.
Sementara itu Ketua Forum Intelektual Indonesia Prof DR. Med dr. Puruhito menyebutkan, bahwa selama ini yang mengganggu adalah intoleransi dan sinergi.
Baca juga : PWI Jaya Gelar UKW Angkatan 47, Terapkan Protokol Kesehatan
"Yang mengganggu kita ini ya dua hal seperti yang disampaikan oleh Pak Kapolda tadi, intoleran dan sinergi. Sehingga apapun bentuk intoleran itu harus segera dihentikan," kata Puruhito.
Selain itu anak-anak sejak dini harus juga diajarkan intoleran, sehingga ketika tumbuh dewasa nanti akan melekat terus. Dan hal itu sangat diperlukan untuk memberikan pendidikan mulai dasar sampai perguruan tinggi.(FrK)