LampuHijau.co.id - Di Indonesia pandemi Covid-19 sudah berlangsung selama 9 bulan ini. Persisnya pada 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan kasus Covid-19 pertama kali di Indonesia. Sejauh ini, hingga Rabu (2/12/2020), penularan Covid-19 justru seakan makin tak terkendali. Beberapa kali tercatat rekor penambahan kasus positif yang semakin tinggi. Pemerintah melaporkan penambahan kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Minggu (6/12/2020). Ada penambahan 6.089 kasus, sehingga total pasien terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 575.796 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia. Pihaknya kecewa karena jumlah daerah yang masuk status zona merah naik cukup drastis. "Saya sangat kecewa karena pada periode ini jumlah kabupaten/kota zona merah bertambah hampir dua kali lipat dibanding pekan sebelumnya. Selain itu, jumlah daerah zona hijau pun semakin menipis," ujar Wiku.
Baca juga : Tiga Nakes Positif Covid-19, Puskesmas Pagaden Tutup, 100 Orang Tes Swab
Berdasarkan data yang dihimpun Satgas hingga 29 November 2020, tercatat ada 50 kabupaten/kota berstatus zona merah atau berisiko tinggi. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang tercatat sebanyak 28 kabupaten/kota berstatus zona merah. Dari data yang sama, tercatat jumlah daerah berstatus zona hijau tak ada kasus sebanyak enam kabupaten/kota. Jumlah ini berkurang daripada sebelumnya, di mana tercatat 10 kabupaten/kota berstatus zona hijau. Kemudian, zona hijau tak terdampak Covid-19 juga mengalami penurunan dari 10 kabupaten/kota menjadi 9 kabupaten/kota.
Berdasar data tersebut, Wiku mengajak pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat untuk mengevaluasi komitmen dalam penanganan Covid-19. "Keadaan ini juga harusnya menjadi catatan keras bagi kita untuk terus memperbaiki diri. Bagi masyarakat, jangan pernah abaikan protokol kesehatan," tegas Wiku. "Karena cepat atau lambat Anda akan jadi tertular Covid-19 jika lengah. Kami minta pemda selalu evaluasi penerapan 3M dan 3T di daerah," tambah Wiku.
Baca juga : Bupati Cirebon Terkonfirmasi Positif Covid-19, Roda Pemerintahan Normal
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar pemda tidak lagi mengizinkan masyarakat untuk berkumpul dalam jumlah besar. Ini menyusul meningkatnya kasus Covid-19 di DKI Jakarta pada periode 25-30 November 2020 sebanyak 8.598 kasus dibandingkan 5.168 kasus pada periode 28 Oktober–3 November 2020. Di Bali, kasus terkonfirmasi positif naik dari 386 kasus pada periode 28 Oktober-3 November 2020 menjadi 823 kasus pada 25-30 November 2020.
Terkait pilkada, Wiku berharap penyelenggara Pilkada 2020 melakukan pemeriksaan Covid-19 kepada petugas di TPS. "Kami minta kepada penyelenggara pilkada (KPU) untuk melakukan testing kepada panitia pemungutan suara yang nanti akan bertugas di setiap TPS," ujarnya.(LHTJ)
Baca juga : Terkonfirmasi Positif Covid-19, Anies Tetap Pimpin Rapat via Virtual