LampuHijau.co.id - Jajaran 3 Pilar Polres Metro Jakarta Pusat kembali membentuk Tim Pemburu Covid-19. Peresmian itu dilakukan secara serentak di tiap Polres yang ada di Jakarta. Nantinya, sebanyak tiga Tim Pemburu Covid-19 yang dibentuk akan bertugas melakukan tindakan tegas terhadap para pelanggar protokol kesehatan (prokes).
Pembentukan Tim Pemburu Covid-19 itu digelar di halaman Polres Metro Jakarta Pusat. Peresmian dipimpin Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto bersama Dandim 0501/JP BS Kolonel Inf Luqman Arief dan Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi.
"Di sini, kami tiga pilar akan melaksanakan kegiatan untuk menekan Covid di Jakarta. Kita akan reaksi mencari titik yang menjadi penyebaran (Covid) cukup tinggi. Jadi kita jemput bola dan akan lebih aktif karena di Jakarta penyebaran Covid masih di atas 1.000 orang," tegas Kapolres kepada wartawan, Jumat (04/12/20).
Baca juga : Demi Jakarta Sehat dan Aman, Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Hunter Covid-19
Oleh karena itu, sambungnya, bapak Kapolda, bapak Pangdam dan bapak Gubernur komitmen bagaimana menekan penyebaran ini sehingga dapat mewujudkan Jakarta yang sehat dan aman.
"Kita bentuk tiga tim. Satu tim berisi 60 anggota orang gabungan. Nantinya akan dibuat shift dan mereka bekerja selama 24 jam. Posko tetap ada dan bersama tiga pilar bekerja mobile. Apabila ada ada keramaian dan titik kumpul yang mencurigakan, harus kita bubarkan atau kita test (swab)," ujarnya.
Komandan Kodim 0501/JP BS Kolonel Inf Luqman Arief menegaskan, peresmian tim pemburu Covid-19 ini sangat luar biasa dari hasil kolaborasi. Dia berharap kegiatan ini maksimal untuk menekan perkembangan Covid-19 di Jakarta.
Baca juga : Batal Dimintai Keterangan, Polri Sebut Lurah Petamburan Positif Covid-19
"Jika ada laporan khusus di titik rawan yang ditentukan, pasti kita akan menuju kesana untuk membubarkan. Ini untuk kebaikan, ini misi kemanusiaan. Harapan kita, (penyebaran Covid) di Jakarta bisa kita redam," tambahnya.
Hal senada juga dikatakan Plh Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi. Selama ini pihaknya sudah membentuk tim pengawas prokes di tingkat kecamatan dan kelurahan yang berkolaborasi dengan Polsek dan Koramil.
"Ini ditingkatkan lagi agar full power karena angka di Jakarta, Covid terus meningkat. Jadi arahan Pak Presiden, Gubernur (DKI) maupun pak Kapolda harus lebih serius. Biasanya dilakukan kerja sosial, besok kita akan lebih keras. Karena efek jera harus timbul. Kita sudah sepakat," tutupnya. (RKY)