Habib Rizieq Minta Maaf, Polisi : Kasus Tetap Lanjut

Rabu, 2 Desember 2020, 23:24 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Adanya kerumunan massa yang melibatkan dirinya di beberapa tempat, Habib Rizieq secara terbuka menyampaikan permintaan maaf. Namun meski demikian, pihak kepolisian mengaku akan tetap melanjutkan kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan tersebut. Secara terbuka Habib Rizieq meminta maaf terkait adanya kerumunan massa di tengah pandemic Covid-19 yang terjadi di Bandara Soekarno Hatta, Tebet, Petamburan, dan Megamendung beberapa waktu lalu. Menurutnya, kerumunan massa itu di luar kendali pihaknya. 

"Saya meminta maaf kepada semua masyarakat kalau dalam kerumunan di bandara, di Petamburan, di Tebet, di Megamendung terjadi suatu penumpukan yang memang di luar kendali karena antusias," kata Habib Rizieq dalam reuni 212 secara daring melalui Youtube Front TV, Rabu (2/12). 

Baca juga : Warga Diminta Tidak Tolak Vaksin Covid-19 dan Tetap Jalankan 3M


Meskipun demikian, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menegaskan, penyidikan kasus pelanggaran protokol kesehatan dalam acara tersebut tetap lanjut. "Penyidikannya tetap berjalan tentang pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi di area Petamburan pada saat adanya akad nikah anak daripada saudara MRS (Rizieq) ya," ujar Yusri, Rabu (2/12/2020). 


Polisi mempersilakan Rizieq melontarkan permintaan maaf, khususnya kepada warga negara Indonesia. "Silakan saja, memang ada beredar di media bahwa dari PA 212 juga minta maaf (atas) kerumunan yang terjadi. Silakan saja utarakan kepada rakyat Indonesia lah, khususnya rakyat Jakarta," kata dia.  

Baca juga : Hari Pahlawan, Mahasiswa Papua Minta Otsus Lanjut


Habib Rizieq juga berjanji tak akan melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan lagi selama pandemi Covid-19. "Saya dengan DPP FPI, kami stop, tidak ada kerumunan lagi. Bahkan jadwal ke daerah kami stop sampai pandemi berakhir," ujar Rizieq, Rabu.  "Sekali lagi saya minta maaf apabila kerumunan-kerumunan tadi membuat keresahan atau membuat tidak nyaman atau sudah melakukan pelanggaran, itu di luar keinginan," demikian ujarnya.
 
Habib Rizieq kemudian mengajak semua masyarakat untuk menjaga protokol kesehatan. Karena hal itu merupakan bagian dari akhlak. Habib Rizieq juga mengakui saat ini dirinya diminta untuk isolasi mandiri karena sempat hadir di tengah kerumunan massa. Namun, Habib Rizieq tak menegaskan apakah dirinya terinfeksi Covid-19 atau tidak.  "Akhirnya tim medis menyarankan ini bukan persoalan Covid-19 atau tidak Covid-19. Baik Covid-19 atau tidak Covid-19, dalam situasi crowded seperti itu, seharusnya mengkarantina diri atau mengisolasi diri," katanya.

Sementara itu dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang timbul akibat kerumunan massa Habib Rizieq masih diusut Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat. Habib Rizieq sudah dipanggil oleh Polda Metro Jaya pada Selasa (1/12/2020) namun tak hadir karena alasan kesehatan. Surat panggilan kedua kemudian dikirimkan lagi.(LHTJ)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal