Musim Pancaroba, Perbanyak Konsumsi Sayur dan Buah untuk Cegah Sakit

Rabu, 24 April 2019, 13:00 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pergantian musim penghujan ke musim kemarau atau sebaliknya (pancaroba) berdampak menurunnya sistem imun tubuh. Berbagai penyakit kerap dirasakan masyarakat akibat cuaca yang kerap berubah setiap saat.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyati menerangkan, tubuh mudah terserang penyakit mulai dari batuk, pilek, hingga diare saat pancaroba. Hal itu disebabkan adanya perubahan cuaca secara drastis, misalkan sebelumnya cuaca panas tiba-tiba hujan atau sebaliknya.

Baca juga : Resmikan Klinik Kontainer, Kimia Farma dan BAZNAS Gelar Sunat Massal di Sulteng

"Perubahan cuaca cepat berganti, dari cuaca panas berganti mendung samapi turun hujan atau sebaliknya. Ini yang kerap menurunnya kesehatan masyarakat," kata Yudi, saat ditemui di Kantor Walikota Jakarta Utara, Rabu (24/4/2019).

Untuk menyiasati hal itu, dia menghimbau masyarakat untuk perbanyak konsumsi sayur dan buah. Menghindari konsumsi makanan cepat saji (fast food), yang akan berdampak pada gangguan pencernaan (diare). Sangat penting untuk menjaga pola makan dan istirahat cukup. Serta melakukan olahraga secara teratur setiap hari.

Baca juga : Tsunami Mengancam Warga Jakarta

"Di musim pancaroba, banyak penyakit seperti batuk, pilek, dan diare. Itu dengan menjaga pola makan, lebih banyak makan buah dan sayur. Menjaga pola makan, istirahat cukup dan olahraga teratur," jelasnya.

Jika terserang penyakit, dia menyarankan masyarakan agar berobat ke Pusat Kesehatan Masyrakat (Puskesmas) terdekat. Petugas akan mendiagnosa penyakit dan memberikan obat sesuai dengan kadar penyakit yang dideritanya.

Baca juga : Anies: Para Dubes Apresiasi Jakarta Punya MRT

"Masyarakat bisa ke Puskesmas terdekat untuk berobat. Kami akan berikan obat sesuai dosis yang diperlukan pasien," tutupnya. (Sep)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal