Selama PSBB Transisi di Jakarta Volume Kendaraan Meningkat (Kok Gage Belum Diterapkan?)

Rabu, 25 Nopember 2020, 20:49 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Volume kendaraan selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di Jakarta meningkat hingga 13,4%. Walaupun naik tetapi Kepala Dinas Perhubungan Syafrin Liputo belum memutuskan untuk menerapkan ganjil-genap (gage) untuk mobil, guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19. "Kenaikannya dibandingkan dengan PSBB kedua kemaren kemudian PSBB transisi itu sekitar 13,4 persen," kata Syafrin, Rabu (25/11/2020).

Dari data Dishub DKI Jakarta, rata-rata kenaikan penumpang moda transportasi umum seperti Transjakarta, KRL, hingga LRT mencapai 29%. Sementara untuk kendaraan AKAP naik 32,6%. Setelah resmi perpanjang PSBB transisi hingga 6 Desember 2020, kebijakan sistem ganjil-genap di DKI juga belum diberlakukan. "Untuk pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap (GaGe) masih belum diberlakukan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas PMJ, AKBP Fahri Siregar.

Baca juga : Setelah Kodam Jaya & Polda, Kini Balai Kota DKI Jakarta Dibanjiri Karangan Bunga untuk Wagub

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza (Ariza) membenarkan adanya peningkatan volume kendaraan di Ibu Kota selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi. "Meski begitu, prinsipnya kami setiap Minggu ada rapat koordinasi rutin, dialog, diskusi juga dengan para pakar, epidemiologi. Belum soal ganjil genap," kata Ariza di Balai Kota, Jakarta, Rabu (25/11/2020). 

Ariza menambahkan, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Syafrin Liputo masih berkordinasi bersama pakar transportasi untuk membahas rencana penerapan gage tersebut. "Semua kepala dinas terkait selalu koordinasi jajaran internal, melibatkan pihak lain, para pakar, para ahli. Jadi nggak ada kebijakan yang diambil sepihak," jelas dia.(MW)

Baca juga : Kerumunan Massa di Jakarta dan Pendaftaran Cawalkot Solo Hal yang Berbeda


 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal