LampuHijau.co.id - Kabar gembira bagi Pemprov DKI Jakarta. Pasalnya, tahun depan, olahraga berkuda internasional mempercayakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk menyelenggarakan event bergengsi tersebut.
"Kayak Velodrome di bawah PT Pulomas Jaya yang dibangun dengan PMD sebagai tempat kejuaraan ketangkasan berkuda Asian Games 2018. Sedang Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP) merupakan equestrian terbaik di belahan bumi selatan. Dan PT Pulomas Jaya itu adalah anak perusahaan PT Jakpro," kata Dirut PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto kepada lampuhijau.co.id di Jakarta, Rabu (25/11/2020).
Baca juga : Siti Maryam, Relawan Cantik dan Bermental Tangguh asal Sukabumi
Seperti diketahui, Indonesia secara resmi didapuk sebagai tuan rumah Final FEI Jumping World Challenge (JWC) 2021. Ajang itu rencananya bergulir September tahun depan. Pengumuman tersebut disampaikan Presiden FEI Ingmar de Vos, di sela-sela General Assembly Federation Equestre Internationale (FEI). Pertemuan yang digelar virtual itu juga dihadiri 102 negara anggota.
Final FEI Jumping World Challenge rencananya berlangsung pada pertengahan September mendatang dan didikuti 27 negara peserta. Adapun lokasi yang akan ditunjuk sebagai tempat perhelatan yaitu Jakarta International Equestrian Park Pulomas (JIEPP). Venue equestrian itu sebelumnya digunakan untuk pelaksanaan Asian Games 2018.
Baca juga : Dahana Berikan Bantuan dan Apresiasi Penggerak CSR
Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman yang mendapatkan informasi itu, turut bangga atas pencapaian Pordasi yang mampu meyakinkan FEI untuk menjadi tuan rumah single event internasional. Ia pun mengucapkan selamat dan berharap event tersebut terlaksana dengan sukses.
"Selamat dan sukses untuk PP Pordasi atas terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah Final FEI Jumping World Challenge 2021", ucapnya.
Baca juga : 6 Rumah di Perumnas Depok Ludes Dilalap Si Jago Merah
Final FEI Jumping World Challenge bergulir sejak 2001. Kegiatan tersebut diselenggarakan bersamaan dengan Dressage di Kasselman Stables di Hagen, Jerman, selama lima tahun. Final FEI Jumping World Challenge kemudian dipindahkan ke Amerika Selatan, tepatnya Santiago de Chile.
Saat itu, Federasi Berkuda Chili menyelenggarakannya selama dua tahun berturut-turut, antara 2008 dan 2009. Pada tahun 2014 mereka mulai mengembangkan sayapnya ke Afrika. Kali ini FEI Jumping World Challenge merambah Asia Tenggara, dengan Indonesia menjadi tuan rumahnya. (ULI)