Yang Ikut Kerumunan Kemarin Wajib Tes Swab

Warga Jakarta yang Nolak Tes Swab Didenda 7 Juta

Senin, 23 Nopember 2020, 20:32 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Semua warga Jakarta tidak boleh menolak tes swab. Hal ini ada ketentuannya di Perda. Bagi warga yang menolak bisa diberikan sanksi berupa denda, maksimal Rp 7 juta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengingatkan kepada warganya agar tidak menolak tes swab. Ultimatum itu juga berlaku bagi warga di Petamburan, Jakarta Pusat yang sempat dikabarkan menolak swab setelah terjadinya kerumunan dalam pernikahan putri Habib Rizieq dan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Terkait swab memang ada ketentuan di Perda tidak boleh menolak termasuk di-vaksin itu enggak boleh menolak,” kata Ahmad Riza di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (23/11).


Sanksi bagi warga yang menolak tes swab untuk penelusuran kasus Covid-19 berupa denda uang hingga Rp 7 juta. “Denda maksimal sampai Rp 5 juta, tetapi kalau ada tindakan kekerasan bisa sampai Rp 7 juta,” katanya.

Baca juga : Rajut Persatuan dan Kesatuan Umat di Jakarta, GPMI DKI Gelar Gowes Sehat Bareng

Pemprov DKI Jakarta akan terus berupaya agar seluruh masyarakat yang ada dalam kerumunan yang berpotensi ada gejala dan sebagainya terpapar virus corona tidak keberatan untuk tes swab. Sebab tes swab bisa dilakukan di Puskesmas, Rumah Sakit, atau bahkan organisasi masyarakat (ormas) bisa turut serta menyelenggarakan swab secara mandiri. Pihaknya juga akan terus melakukan penelusuran kasus positif Covid-19, termasuk 80 kasus positif klaster Tebet, dan Petamburan. “Semua yang positif akan dilakukan kontak tracing dan treatment, prinsipnya kita minta masyarakat lebih disiplin, patuh dan taat,” ujarnya.


Sementara itu  Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat Erizon Safari mengatakan setelah empat hari melakukan tracing langsung terlihat adanya penambahan kasus COVID-19 di Petamburan. Penelusuran tersebut dimulai dari kontak terdekat Lurah Petamburan Setiyanto dan ada 20 orang didapati positif COVID-19. 

Baca juga : Jelang Puasa, Wali Kota Jaksel Pantau Harga Pangan di Pasar Santa

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo pun mengajak seluruh masyarakat yang mengikuti acara yang menimbulkan kerumunan dalam beberapa pekan terakhir, agar segera mengikuti tes swab. "Kami mengajak kepada seluruh masyarakat yang ikut dalam aktivitas tersebut agar secara sukarela bersedia untuk melakukan swab antigen yang telah disiapkan oleh pemerintah dan Dinas Kesehatan DKI Jakarta di sejumlah Puskesmas," kata Doni di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin, 23 November 2020


Doni menyebut secara spesifik beberapa kerumunan besar yang terjadi. Yakni kerumunan di Bandara Soekarno-Hatta saat penyambutan kepulangan Rizieq, di Petamburan Jakarta Pusat saat acara pernikahan dan acara maulid nabi, di Tebet Timur saat acara maulid nabi, dan di Megamendung Bogor, Jawa Barat. "Pemeriksaan itu dilakukan secara gratis kepada masyarakat. Hal ini sangat penting agar bisa sesegera mungkin diketahui apakah mereka yang ikut kerumunan tersebut terpapar atau tidak," kata Doni.

Baca juga : Sepekan Terakhir Warga Jakarta Bandel, Nggak Patuh 3M 


"Sekali lagi, upaya untuk mengetahui secara dini akan sangat membantu percepatan penyembuhan," imbuhnya.


Apalagi, kata Doni Monardo  terjadi peningkatan kasus penambahan Covid-19 di Ibu Kota dalam beberapa hari terakhir. Dua hari lalu kasus mencapai 1.579 dan kemarin 1.342 kasus. Angka ini, lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.(LHTJ)
 

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal