Dandim 05/01 JP BS Pimpin Penertiban 10 Baliho Liar di Jakarta Pusat

Jumat, 20 Nopember 2020, 20:46 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Jumat 20 November 2020 sekitar jam 09.40 siang, empat baris panser anoa dan puluhan motoris pasukan TNI - Polri mulai meninggalkan lapangan silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Dua panser anoa bernopol 8459-03 dan 8470-03 yang ditumpangi oleh sejumlah awak media juga ikut mengawal kegiatan patroli keamanan di wilayah Jakarta Pusat.  Patroli dipimpin langsung Dandim 05/01 JP BS Kolonel Inf Luqman Arief dengan menerjunkan 500 personel gabungan dari TNI. Kegiatan juga diikuti dengan pencopotan sejumlah spanduk tak berizin termasuk spanduk HRS yang bertengger di Jalan KS Tubun dan sekitaran wilayah Tanah Abang. 

Berdasarkan pantauan wartawan, rute pengamanan yang dilakukan oleh petugas gabungan mulai dari ke arah Jalan Budi Kemuliaan, lalu berbelok ke arah Jalan Abdul Muis atau di sekitar kolong flyover Cideng. Tepat pukul 10.00 WIB, dua panser anoa yang berada di barisan depan rombongan sempat terhenti lantaran beberapa petugas tengah menertibkan baliho HRS yang berada di Jalan Abdul Muis. 

Berita Terkait : Pangdam Jaya Benarkan Dirinya Perintah Turunkan Baliho Habib Rizieq

Rombongan panser anoa yang berada di jalan beriringan sempat menjadi sorotan warga sekitar dan pengendara yang melintas. Warga berdiri di pinggir jalan sambil mengamati kegiatan yang dilakukan petugas patroli pengamanan. Kemudian panser anoa dan motoris petugas kembali melanjutkan patroli menuju kawasan Pasar Tanah Abang melalui kolong JPM menuju Jalan KS Tubun, Petamburan. Tepat pukul 10.21 WIB, petugas kembali menertibkan spanduk HRS yang terpasang di pinggir jalan.

Selepas dari arah Petamburan perjalanan berlanjut menuju ke Bundaran Semanggi dan mengarah ke Jalan Jendral Sudirman lalu kembali ke titik awal yaitu Monumen Nasional sekitar pukul 11.00 WIB. 

Berita Terkait : Ketat Terapkan Protokol Kesehatan, Dandim 0503/JB Puji Panitia PPDB di Yayasan Satria

Dandim 05/01 JP BS Kolonel Inf Luqman Arief menegaskan, kegiatan 3 Pilar tersebut dalam rangka patroli keamanan pengamanan Jakarta Pusat. Pihaknya mengerahkan sekitar 500 pasukan gabungan TNI, Polri dan Satpol PP serta 4 panser anoa berikut pasukan motor pengawalan. "Jadi sama-sama kolaborasi antara TNI dan kepolisian. Kami lepas baliho yang tidak sesuai peraturan. Yang kami lewati dari jalur tersebut ada 10 baliho liar," tegasnya di Monas. 

Lebih lanjut, Dandim menjelaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap baliho di Jakarta Pusat. Kegiatan serupa dilaksanakan lebih rutin untuk memastikan keamanan tetap kondusif dan aman serta bersih dari baliho-baliho tidak berizin. Pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan instansi terkait khususnya kesbangpol, Satpol PP dan polisi. "Tidak saat ini saja, akan kami lakukan terus menerus untuk penertiban. Ini hanya awal, seluruh sepanjang jalan khusus wilayah Jakarta Pusat," ujarnya. 

Berita Terkait : Kadispenad : Pejabat Penerangan TNI AD Harus Berselancar di Dunia Maya

Kegiatan patroli pengamanan dan pembersihan baliho-baliho tak berizin turut dilakukan di wilayah-wilayah lainnya yang berada di bawah pengamanan Kodam Jaya/Jayakarta. Pembersihan baliho tak berizin itu pun didukung oleh Pangdam Jaya Mayjen Dudung Abdurachman. "Ini negara hukum, harus taat kepada hukum. Kalau pasang baliho itu jelas aturannya. Ada bayar pajak dan tempatnya sudah ditentukan jangan seenaknya sendiri," ujar Dudung dalam Apel kesiapsiagaan bencana banjir dan pengamanan pilkada serentak di Monas. (RKY)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal