Muhidin Sarankan Anies Cabut PSBB

Senin, 16 Nopember 2020, 12:25 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta dinilai tidak efektif. Untuk itu Gubernur Anies Baswedan disarankan mencabut kebijakan tersebut.

Muhidin Muhtar, pengamat masalah ibukota menilai pelaksanaan PSBB di Ibukota sudah tidak efektif lagi. Hal ini lantaran banyak pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) yang terkesan didiamkan. 

Berita Terkait : Mudah Dapatkan Kerja, SMK Diserbu Lulusan SMP

"Cari cara lain yang bisa membuat roda perekonomian tumbuh tapi tetap tidak mengabaikan prokes. Saat ini PSBB sudah tidak bisa diterapkan lagi, masyarakat mungkin sudah jenuh," ujarnya saat berbincang dengan Lamjek Online, Senin (16/11/2020).

Menurut aktivis Betawi ini sangat terasa bahwa masyarakat sudah jenuh dalam menghadapi pandemi dan PSBB-nya.

Berita Terkait : PKS Sarankan Anies Evaluasi Secara Menyeluruh Pelaksanaan PSBB di DKI

"Kerinduan warga yang ingin bisa beraktivitas seperti biasa, bisa bikin pengajian, bisa kerja normal. Karena sejak peristiwa demo HIP, demo cipta karya, kepulangan HRS, maulid di Tebet, maulid di Puncak, maulid di Petamburan, tidak ada tanda-tandda lonjakan penderita. Mudah-mudahan tidak ada lonjakan," bebernya.

Muhidin memprediksi hari-hari ke depan akan banyak lagi kegiatan kerumunan massa, dan puncaknya pas pergantian tahun.

Baca Juga : Persiapan Hari Natal, Unit Raimas Sat Sabhara Polres Subang Patroli Gereja

"Anies saya yakin sudah berusaha keras untuk menghadapi situasi pandemi ini, tapi banyak kejadian-kejadian yang di luar prediksi dan antisipasi Pemprov DKI. Karena sudah ada pendapat yang berkembang di masyarakat kalau virus corona gak seganas yang di beritakan," tuturnya.(DRI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal