LampuHijau.co.id - Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono meminta agar Persaudaraan Alumni (PA) 212 untuk menunda acara Reuni Akbar tahun 2020 ini. Pasalnya saat ini kasus COVID-19 di ibukota masih belum terkendali. "Yaudah gini, kondisi covid sekarang masih belum pulih. peringatan 212 bisa digelar di tahun-tahun berikutnya kalau covid udah terkendali," jelas Mujiyono di Jakarta.
Sebaiknya, ucap Mujiyono, pihaknya menyarankan jika peringatan 212 tahun ini dibuat kegiatan sosial perekonomian ketimbang Reuni Akbar yang menundang banyak orang. Mengingat saat ini tengah masa pandemi COVID-19. "Ini menjaga nama baik 212," ujar Politikus Demokrat itu.
Baca juga : Polsek Sagalaherang Tegur dan Sanksi 10 Warga Tak Bermasker
Mujiyono berpendapat, aksi PA 212 selama ini diketahui berjalan damai dan terjib, jangan sampai acara Reuni Akbar tahun ini berpotensi kekacauan karena digelar di tengah wabah corona. Bila digelar menimbulkan klaster corona dikhwatirkan dapat dicap buruk warga. "Jangan sampai di kegiatan berikutnya acara nanti berpotensi dikacaukan," tuturnya.
Jika Reuni Akbar terpaksa tetap dilaksanakan, kata dia, sebaiknya Pemprov DKI melihat aturan terkait jumlah tamu yang hadir. Sebab yang diketahui massa PA 212 cukup banyak. "Tapi, kan enggak ada yang menjamin, misalnya ribuan orang berkumpul, belum tentu semua tertib pakai masker. siapa tahu ada sejumlah orang yang OTG. dia berinteraksi dengan banyak orang dan menularkan orang lain. jangan gara gara satu dua orang gak pakai masker, diekspose, akhirnya dianggap tidak tertib protokol kesehatan dan pada akhirnya mencemarkan mama baik 212 sendiri," jelasnya. (ULI)
Baca juga : Pemkot Tangerang Salurkan Bansos Covid-19 Tahap II