LampuHijau.co.id - Pembangunan tugu mantan Wakil Presiden RI ketiga, Adam Malik, mengemuka dari Forum Komunikasi Anak Siantar (FKAS). Sebagai pahlawan nasional dan lahir di Kota Pematang Siantar, tugu Haji Adam Malik, dinilai layak menjadi ikon Kota Siantar.
"Tidak hanya di Indonesia, kancah politik beliau (Adam Malik) juga sudah dikenal dunia internasional," kata Ketua Umum DPP FKAS Hardi Naibaho di Jakarta, Kamis (29/10/2020).
Baca juga : Ada Demo, Ribuan Aparat Gabungan Disebar Berjaga di Jakarta Selatan
Wacana pembangunan tugu Haji Adam Malik, kata Hardi, mengemuka dalam rapat pleno DPP FKAS yang digelar di kawasan Cibubur, Jakarta, saat perayaan ke-92 Hari Sumpah Pemuda. Dari 50 peserta rapat yang hadir, mengaku sepakat dengan wacana pembangunan tugu di Kota Siantar.
Hardi menilai, tugu Adam Malik akan bisa menarik wisatawan baik dari luar kota maupun luar negeri untuk berkunjung ke Kota Siantar. "Pembangunan tugu ini salah satu dari sembilan program kerja FKAS. Jadi kita akan dorong ke pemerintah daerah dan pusat agar wacana ini terwujud," kata dia.
Baca juga : KPK Tagih Kewajiban PSU dari 452 Pengembang kepada Wali Kota Jaksel
Sekretaris Jendral DPP FKAS Jensius Sinaga mengungkapkan, selain mendorong pembangunan Tugu Adam Malik menjadi ikon Kota Siantar, DPP FKAS juga telah menyusul sejumlah agenda program kerja yang sangat krusial. Terlebih untuk memproteksi kader-kader FKAS dengan membuatkan asuransi secara gratis.
"100 anggota FKAS akan kita buatkan asuransi bebas premi. Ini komitmen pengurus periode 2020-2025 untuk tahun pertama," kata Jensius.
Baca juga : PT PAU Sudah Jalankan Prosedur Pembangunan Gedung yang Benar
Dalam jajaran pengurus DPP FKAS saat ini, beberapa di antaranya berprofesi sebagai praktisi hukum. Sehingga salah satu agenda FKAS yang sangat penting dan krusial, yakni membentuk Biro Bantuan Hukum (BBH).
"Praktisi hukum banyak lahir dari Kota Siantar. Sehingga BBH FKAS ini kita agendakan dalam rapat harian akan datang," kata Jensius, yang juga praktisi hukum di salah satu lawyer ternama di Jakarta ini. (RBN)