LampuHijau.co.id - Kantor Imigrasi Kelas 1 Non TPI Jakarta Pusat melakukan terobosan layanan publik digital dengan fitur Si SISCA "Imigrasi Sistem Chat Advisor", dalam merubah pola perilaku manusia di tengah pandemi Covid-19.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat Barron Ichan mengatakan, aplikasi ini merupakan terobosan pengaduan dari kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat. Terlebih saat ini masih dalam pandemi Covid-19, di mana seiring diberlakukan phsycal distancing.
"Aplikasi berbasis digital ini, masyakarat bisa menanyakan informasi keimigrasian. Permintaan warga juga cukup tinggi akan permintaan layanan yang berbasis digital," ucap Barron Ichan saat dihubungi, Salasa (27/10/2020).
Masih kata Barron, aplikasi Si SISCA tersebut dilengkapi dengan fitur live chat yang dapat diakses melalui website jakartapusat.imigrasi.go.id. Namun, aplikasi ini masih memerlukan pengembangan seiring dengan kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi.
Baca juga : Di Tengah Pandemi, Sarana Jaya Salurkan Paket Sembako Bagi Tuna Netra
"Sistem kerja ini 24 jam secara penuh. Jadi, jika petugas tidak bisa menjangkau ada aplikasi yang dapat menjawab pertanyaan yang hendak ditanyakan masyarakat terkait imigrasi," ucapnya, sekaligus memperingati Hari Dharma Karyadhika (HDKD) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia ke-75.
Aplikasi Si SISCA, lanjutnya, merupakan program computer berbasis AI (Artificial Intelligence) atau dikenal dengan robot virtual yang dapat menyimulasikan percakapan layaknya manusia. Masyarakat dapat menanyakan seperti pendaftaran paspor, persyaratan paspor, izin tinggal WNA, cek status paspor, dan bisa chat dengan petugas.
Baca juga : Jamaludin: Hadapi Cuaca Ekstrim, Dinas Terkait Harus Agresif
"Kita hanya masukkan nama dan email aktif kita saja. Nanti di situ kita langsung bisa bertanya tentang keimigrasian," tutup Barron. (RKY)