LampuHijau.co.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta Perumda Pasar Jaya dan pihak terkait untuk menertibkan jaringan listrik di pasar tradisional. Jaringan listrik ini sering kali mengalami korsleting sehingga menyebabkan pasar terbakar.
"Kita sedang melakukan (penertiban), terutama soal listrik yang banyak terjadi (kebakaran). Jadi dilakukan di masyarakat, di intalasi-intalasi umum untuk mereview atas colokan-colokan listrik yang ada," ujar Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).
Menurutnya, jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) telah melakukan pencegahan terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik. Salah satunya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bekerja sama dengan PLN untuk menertibkan jaringan listrik di pemukiman termasuk pasar.
Baca juga : Hilangkan Kesan Kumuh, Pasar Induk Giat Penghijauan
"Jadi, itu nanti akan ada cara pencegahannya dengan semuanya. Cek ke pasar ya, untuk detail-detailnya," ucap Anies.
Seperti diketahui, pada Senin (22/4) pagi, Blok C Pasar Tanah Abang terbakar. Kebakaran itu diduga berasal dari korsleting listrik, sehingga menyebabkan percikan api ke material yang mudah terbakar.
Menanggapi imbauan Anies ini, Dirut Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya Arief Nasrudin siap meresponsnya. "Kami sudah meminta agar 153 Kepala Pasar untuk segera memperbaiki atau menata sistem kabel listrik yang ada di pasar. Dan kalau perlu, kabel yang sudah usang untuk segera diganti," ujar Arief.
Baca juga : Pasar Bersih dan Sehat Jadi Target Perumda Pasar Jaya di Hari Jadi Ke-52
Sementara, Kepala Sesi Pengendali Operasi Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Mulyanto mengatakan, korsleting listrik tersebut diduga berasal dari toko pakaian lantai 3 Blok C. Dia memastikan, tidak ada korban luka dalam kebakaran tersebut. Namun, pihaknya belum bisa menghitung berapa kerugian yang ditelan akibat kebakaran ini.
"Dugaan sementara sih masih korsleting listrik ya," ujar Mulyanto di lokasi.
Dijelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 07.10. kebakaran terjadi di lantai empat Blok C Pasar Tanah Abang. Pihaknya telah mengerahkan 20 mobil damkar untuk memadamkan si jago merah.
Baca juga : Untuk Pengungsi Palestina, Prince Hassan Resmikan Klinik Bantuan BAZNAS
Menurutnya, api padam sekitar pukul 9.30 setelah petugas damkar menjebol tembok di area logistik dan jendela untuk membantu asap keluar. Saat proses pemadam berlangsung, Jalan Kebon Jati ditutup dan dibuka kembali pukul 10.00 WIB. (ULI)