Politisi Asal Betawi Ini Beberkan Alasan Minta Dana Hibah Rp 100 Miliar

Senin, 26 Oktober 2020, 08:13 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Usulan anggota komisi A DPRD DKI Jamaludin agar Pemprov DKI mengalokasikan dana hibah sebesar Rp 100 miliar di APBD DKI 2021 buat Bamus Betawi terus bergulir di masyarakat.

"Kenapa saya minta dialokasikan dana hibah Rp 100 miliar saat rapat komisi A dengan Kesbabgpol? Karena saya ingin agar orang Betawi bisa sekolah secara berkesinambungan hingga perguruan tinggi," ujar Jamal saat berbincang dengan Lamjek Online, Senin (26/10/2020).

Politisi asli Betawi dari partai Golkar ini pun mengungkapkan peruntukan usulan dana Rp 100 miliar tersebut.

"Dana hibah itu nantinya dipergunakan untuk pembelian lahan seluas 30 hektar di kawasan Jonggol, Jawa Barat

Baca juga : Anggota DPRD Asli Betawi Minta Dana Hibah Rp 100 Miliar di 2021

Kemudian dilahan tersebut dibangun komplek sekolah masyarakat Betawi mulai dari PAUD, TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. Dilahan tersebut juga dibangun asrama bagi siswa-siswi," ujarnya panjang lebar.

Politisi asli Rawa Bambon, Ciracas Jakarta Timur ini membeberkan mengapa memilih lahan 30 hektar di kawasan Jonggol.

"Karena di Jonggol harga tanah belum mahal dan masih mungkin untuk mendapatkan tanah seluas itu dalam satu kawasan atau sehamparan. Apabila uang masih ada langsung di mulai untuk pelaksanaan pembangunan gedung PAUD, TK, SD, SMP, SMA dan kampus," bebernya.

Kemudian kenapa harus juga dibangun asrama dilahan tersebut.

Baca juga : Antisipasi Banjir, Wali Kota Jaksel Minta Camat-Lurah Tiap Hari "Plototin" Tali Air

"Agar siswa hanya memikirkan bagaimana belajar dengan baik tanpa terbebani apapun. Hanya belajar dan belajar ekstrakurikuler, semua dapat berjalan di komplek tersebut. Seni dan Budaya Betawi bisa di ajarkan kepada semua siswa, seperti tarian, silat dan batik. Jadi dilahan tersebut menjadi sebuah komplek yang terpadu untuk semua kegiatan kebetawian," ujarnya penuh semangat.

Jamal optimis jika rencana tersebut terealisasi,  20 tahun ke depan, Betawi bakalan ramai di Jakarta.

"Gak cuma segelintir aja. Gak cuma jadi penonton," tegas politisi yang setiap selasa ngantor menggunakan baju khas Betawi ini.

Seperti diketahui, saat rapat Komisi A DPRD DKI, Jamaludin meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta agar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk Badan Musyawarah (Bamus) Betawi di dalam APBD 2021 mendatang.

Baca juga : Bimbim Clow Bantah Tudingan Joshua Tentang Pengelapan Dana Donasi Rp 3 Miliar

“Saya hanya ingin menyampaikan amanat dari masyarakat saya, sebagai putra daerah, untuk APBD tahun 2021 melalui dana hibah, Pemprov DKI harus bisa mengalokasikan anggaran untuk Bamus Betawi sebesar 100 miliar,” ujar Jamaludin dalam rapat Komisi A DPRD DKI Jakarta yang digelar di Hotel Grand Cempaka, Resort and Convention, Cipayung-Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (21/10/2020).

Bahkan, pernyataan permintaan anggaran Rp100 miliar tersebut disampaikan langsung Jamaludin kepada Taufan Bakri sebagai Kepala Badan Kesatuan bangsa dan politik (Kesbangpol) DKI yang juga ikut hadir dalam rapat Komisi.

"Khusus kepada Bapak Taufan yang di Kesbangpol, saya minta bapak untuk dana hibah 2021 mengalokasikan anggaran Rp 100 miliar untuk Bamus Betawi, saya kira ini perlu dicatat,” ungkap Jamaludi.(DRI)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal