LampuHijau.co.id - Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Jamaludin meminta Pemprov DKI mengalokasikan anggaran hibah Rp 100 Miliar buat Bamus Betawi.
Hal itu diungkapkan Jamal yang merupakan anggota dewan asli Betawi saat rapat anggaran dengan badan Kesbangpol DKI Jakarta di Puncak, Rabu (21/10/2020).
Baca juga : Agar Tetap Fit Melayani Masyarakat, Anggota dan ASN Polres Madiun Diwajibkan Rapid Test
"Ini amanat dari masyarakat saya. Khusus kepada kepala Kesbangpol DKI Taufan Bakri agar di 2021 mengalokasikan hibah ke Bamus Betawi sebesar Rp 100 miliar," ujar Jamal dengan nada serius.
"Kalau sampai tidak dianggarkan, Kesbangpol gak boleh ikut rapat komisi," seloroh Jamal disambut tawa peserta rapat.
Usai rapat, Jamal yang merupakan politisi dari Fraksi Golkar ini mengungkap alasannya mengusung anggaran Rp 100 miliar tersebut.
"Kenapa Rp 100 Miliar? Karena sudah terlalu lama Orang Betawi tidak mempunyai kemampuan untuk melestarikan kebetawiannya. Sudah saatnya, orang betawi memiliki sedikit anggaran untuk membantu secara spesipik orang-orang Betawi," beber politisi asli Rawa Bambon, Ciracas ini.
Baca juga : Kasus Pencemaran Nama Baik Anggota DPRD Depok dari PKB Sudah P21
Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta harus mulai memanusiakan Bamus Betawi sebagai Induk dari Organisasi kebetawian. "Dengan memberikan Dana Hibah Rp 100 Miliar akan membuat Bamus Betawi tampil wibawa dan elegan, dihormati dan disegani di Jakarta itu sendiri," tegasnya. (DRI)