LampuHijau.co.id - Peninggalan terbesar Kartini bukan usahanya mengajar anak-anak di sekitar tempat tinggalnya. Atau inisiatifnya mengundang para pengukir membuat kerajinan pesanannya. Peninggalan terbesarnya "hanya" berupa kata-kata di surat-suratnya.
"Lewat kata-kata, Kartini kirimkan gagasannya satu abad lalu. Kata-kata Kartini itu menginspirasi, lalu menggerakkan. Kata-kata bisa berotot, menggugah, dan berdampak lintas jaman. Karena itu, jangan pernah remehkan kata-kata. Kini, kata-kata Kartini itu hadir dalam kerja kita," kata Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Minggu (21/4/2019).
Baca juga : Libatkan Mahasiswa, Anies: Musrenbang Kedepankan Kualitas
Kami, lanjut Anies, di Pemprov DKI Jakarta bersyukur memiliki perempuan-perempuan berdaya di berbagai lini. Mulai dari Asisten Perekonomian sampai PPSU di lapangan. Berbagai bidang penting juga dipimpin oleh perempuan, seperti perekonomian dan keuangan, kesehatan, teknologi informasi, tata pemerintahan, pengembangan SDM, pembangunan trotoar, pertamanan dan penghijauan kota, konstruksi MRT, perlindungan anak, dan lainnya.
"Begitu juga di luar Pemprov, kami selama ini dibantu banyak sekali perempuan-perempuan hebat warga Jakarta. Dari penataan kampung hingga penyediaan makanan tambahan anak sekolah," ujar Anies.
Baca juga : GOPAN Siap Sinergi dengan Pemerintah Stabilkan Harga Daging Ayam
Ditambahkan Anies, perempuan berdaya, maju kotanya dan bahagia warganya. Selamat berkarya, Kartini-Kartini Ibukota!. (ULI)