Media Massa Sangat Berperan dalam Penurunan Penyebaran Covid-19

Rabu, 14 Oktober 2020, 17:14 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Penanganan Covid-19 di Indonesia saat ini peran penting media massa sangat dibutuhkan dalam menekan angka penyebarannya lewat pemberitaan. Sebab, efek dari pemberitaan media massa terhadap pencegahan virus sangat berbahaya ini mencapai tingkat 63 persen.

Hal itu, kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo, sukses tidaknya pemerintah dalam menekan pandemi dipengaruhi oleh para pelaku jurnalistik yang selalu memberitakan perkembangan Covid-19.

Baca juga : RS Diminta Libatkan Aparat dan MUI saat Pemakaman Jenazah Covid-19

"Media massa memiliki peran yang signifikan dalam rangka sosialisasi. Sekitar 63 persen keberhasilan dipengaruhi media," kata Doni dalam sambutannya di Fellowship Jurnalis Perubahan Perilaku (FJPP) di kantornya BNPB, Jakarta, Rabu (14/10/2020), yang disiarkan secara virtual.

Kegiatan yang difasilitasi Dewan Pers ini, diikuti ribuan wartawan di seluruh Indonesia, yang dibagi dalam beberapa gelombong. Tiap gelombang diikuti sekitar 300 jurnalis. Doni sangat mengapresiasi pimpinan kepala daerah dalam penanganan Covid-19.

Baca juga : Penanganan Pandemi, BAZNAS Serukan Pentingnya Filantropi

Perkembangan di 10 provinsi prioritas, hanya Bali yang kasus Covid-19 belum turun. Ini dari data yang dihimpun per 12 Oktober 2020. Tapi, kata Doni, Bali dan Aceh tetap sudah mengalami perbaikan.

"Bali hanya belum mengalami penurunan yang cukup. Sembilan provinsi lainnya sudah baik. Kemudian Jawa Timur dan Papua sempat naik, tetapi turun lagi," kata mantan Danjen Kopassus ini.

Baca juga : Polres Subang Minta Warga Selalu Waspada Pencurian Sepeda Motor

Dalam sebulan terakhir, Jawa Timur juga sudah mengalami perbaikan kasus COVID-19. Kini, tidak ada lagi zona merah di Jawa Timur. "Pada Juni yang lalu, Bapak Presiden Joko Widodo berkunjung ke Jawa Timur. Beliau memberikan beberapa penekanan dan arahan kepada gubernur dan seluruh bupati/wali kota serta semua pejabat yang ada di Jawa Timur. Alhamdulillah, hari ini Jawa Timur selama kurang lebih tiga minggu terakhir tidak ada lagi zona merah," lanjut Doni.

"Terlihat adanya sebuah kesembuhan yang sangat baik dari seluruh unsur pimpinan di Jawa Timur, termasuk didukung oleh tokoh-tokoh yang ada, terutama tokoh agama. Pak Presiden juga mengingatkan kepada semua pimpinan untuk melibatkan lebih banyak lagi tokoh-tokoh masyarakat," kata Doni. (Takdir)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal