LampuHijau.co.id - Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pelayanan masyarakat di Samsat Jakarta Timur tetap melakukan pembenahan dalam peningkatan kualitas melayani para wajib pajak.
Dalam peningkatan kualitas itu sendiri, tak sekadar memberikan pelayanan yang ramah, cepat, dan nyaman. Namun Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) yang dikomandoi AKP Riko Fermi Rembata sebagai Kanit Samsat Timur ini, juga berjuang meminimalisir adanya kemungkinan calo yang bisa meresahkan wajib pajak.
Menurut beberapa wajib pajak, pelayanan di Samsat Jakarta Timur ini sudah banyak perubahan. "Situasinya terasa nyaman, apalagi dengan air conditioner yang memberikan hawa sejuk bagi wajib pajak ketika akan megurus dokumen kendaraan bermotor," kata Ridwan, warga Cawang, Jakarta Timur, salah satu wajib pajak.
Selain nyaman, juga tidak ada lagi antrean panjang apalagi berdesakan, mengingat Samsat Jakarta Timur sangat memperhatikan Protokol Kesehatan untuk memutus penyebaran Covid-19. Hal itu dibenarkan Kanit Samsat Timur AKP Riko Fermi Rembata pada wartawan.
Baca juga : Hindari Penyebaran Covid-19, Samsat Jakpus dan Jakut Terapkan Prokes Bagi Wajib Pajak
“Pelayanan bagi kami adalah mutlak dan menjadi prioritas. Di samping itu kami juga sangat serius memutus penyebaran virus corona,” kata Riko ditemui di kantor Samsat Timur, Rabu (09/10/2020).
Terkait isu percaloan yang dilakukan oknum, Riko menegaskan, dirinya tidak menampik masih adanya percaloan. Namun pihaknya terus memberikan arahan kepada wajib pajak agar mengurus sendiri dokumen kendaraan bermotor.
“Saya selalu mengingatkan kepada petugas di lapangan, terutama Satgas Khusus, untuk terus memantau kondisi di lapangan agar wajib pajak tidak terjebak dengan bujuk rayu pihak tak bertanggung jawab. Urus sendiri jauh lebih mudah dan cepat,” tutur Riko menanggapi adanya isu calo yang berkeliaran.
Riko menambahkan, bila ada oknum yang berani melawan dan ketahuan, pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi. “Ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk membasmi percaloan yang diisukan di Samsat Timur (Jaktim)," pungkasnya.
Baca juga : Tekan Penyebaran Covid-19, Pokja Wartawan Tangerang Raya Turun ke Jalan Sebar 300 Masker
Hal itu sudah dirasakan beberapa wajib pajak, seperti Arief Riski, warga Pondok Kopi, Jakarta Timur. Ia mengaku sudah merasakan kenyamanan, ketenangan, dan kemudahan di Samsat Timur ini. “Sekarang hanya wajib pajak yang diperkenankan masuk ke dalam Pak, pengantar disuruh menunggu.
Ditambah adanya imbauan agar tidak mengurus kepada mereka yang tak bertanggung jawab,” ujar Arief.
Seperti kita ketahui, Samsat merupakan suatu sistem kerjasama secara terpadu antara Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja (Persero) dalam pelayanan untuk menerbitkan STNK dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang dikaitkan dengan pemasukan uang ke kas negara, baik melalui Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendanraan Bermotor dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLJJ. Dalam hal inilah, Polri memiliki fungsi penerbitan STNK; Dinas Pendapatan Provinsi menetapkan besarnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB); sedangkan PT Jasa Raharja mengelola Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu raLintas Jalan (SWDKLLJ).
Seiring berkembangnya teknologi dan informasi, ternyata sudah ada beberapa alternatif pelayanan yang diberikan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya untuk memudahkan masyarakat wajib pajak melakukan proses pembuatan, pengesahan, atau perpanjang kelengkapan surat kendaraan bermotor. Sebagai wujud dalam memberikan pelayanan, Samsat Jakarta Timur terus melakukan pembenahan guna meningkatkan mutu pelayanan kepada wajib pajak. Bukan hanya eksternal, internal pun dibenahi seperti melakukan pembenahan terhadap anggotanya dalam melayani wajib pajak (wp), yakni setiap petugas pelayanan Samsat diwajibkan selalu melakukan 3S (senyum, salam, sapa) kepada asyarakat (wp). Hal itu sangatlah penting agar tercipta kesejukan dan bersahabat dalam melayani.
Baca juga : Selama Covid-19, Ribuan Istri di Bekasi Ajukan Gugatan Cerai
Samsat Jakarta Timur termasuk samsat yang sukses dalam melayani wajib pajak seperti pelayanan STNK online, pengoperasian STNK keliling, pelayanan door to door hingga meluncurkan mobil keliling merupakan upaya inovasi yang sinergi untuk tujuan pelayanan yang professional dan akuntabilitas.
Sementara Arman (33), warga Jakarta Timur, berharap dan mengimbau kepada masyarakat Jakarta Timur dalam setiap pengurusan dokumen kendaraan sebaiknya selalu melakukannya sendiri dan tidak menggunakan jasa calo. Karena, kata dia, sudah diberikan kemudahan berupa informasi oleh petugas. Apabila dalam melakukan pengurusan mengalami kendala, petugas pelayanan Samsat akan membantu sesuai dengan kapasitasnya. (DIR)