Satpol PP Jaksel Raup Rp41 Juta dari Pelanggar PSBB Ketat

Jumat, 2 Oktober 2020, 19:38 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Satpol PP Jakarta Selatan terus menggencarkan penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat. Selama periode 14 September hingga 30 September 2020 PSBB ketat diberlakukan, Satpol PP berhasil meraup Rp41 juta dari total 3.393 pelanggar yang terjaring operasi.

“Nominal denda administrasi yang terkumpul sebesar Rp40.900.000. Ini (denda) dari 209 pelanggar,” kata Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Ujang Harmawan, Jumat (2/10/2020).

Ujang menyatakan, ribuan pelanggar yang terjaring itu merupakan hasil operasi tertib masker setiap hari di 10 kecamatan selama PSBB ketat. Dia menyebut, dari 3.393 yang terjaring, mayoritas pelanggar memilih menjalani sanksi kerja sosial berupa menyapu dan mengecat pembatas jalan.

Berita Terkait : Tutup Akses Masjid, Satpol PP Bongkar Bangunan Kios

“Pelanggar yang pilih sanksi kerja sosial 3.184 orang," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga menindak 61 tempat usaha berupa restoran dan kafe karena melanggar protokol kesehatan Covid-19. Dari jumlah itu, 58 tempat usaha disegel dan dilarang beroperasi selama 3x24 jam. Sedangkan dua tempat usaha ditutup 1x24 jam, dan satu tempat usaha diberikan teguran tertulis karena melanggar protokol kesehatan di masa PSBB ketat.

“Penindakan ini mengacu Pergub 88 Tahun 2020 tentang Perubahan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan PSBB dalam Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19),” kata Ujang.

Berita Terkait : Jabat Kapolda Jatim, Nico Afinta Pulang ke Tanah Kelahiran

Secara terpisah, Wakil Camat Kebayoran Lama Sidiq Rayanta mengaku, dalam operasi yustisi yang digelar bersama TNI/Polri di kawasan Jalan Simpang Seskoal, Cipulir, Kebayoran Lama, pihaknya berhasil menindak 15 pelanggar PSBB. "Dalam operasi Jumat (2/10/2020) total pelanggar PSBB 15 orang. 13 orang adalah pelanggar tertib masker, dan 2 pelaku usaha, karena melanggar protokol kesehatan,” kata Sidiq Rayanta.

Menurutnya, para pelanggar itu, 4 orang dikenakan sanksi denda dengan total Rp500 ribu, dan 8 orang diberikan sanksi sosial berupa menyapu jalanan. Sedangkan seorang pelanggar diberikan teguran lisan.

“Untuk dua pelaku usaha diberikan teguran, karena menyediakan kursi untuk makan di tempat dan belum memasang plastik penyekat kasir. Operasi akan terus dilakukan demi meningkatkan disiplin bermasker dan penerapan protap kesehatan," tambahnya. (RBN)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal