Lima Mayat ABK Ditemukan di Freezer KM Starindo Jaya Maju VI

Jumat, 18 September 2020, 14:42 WIB
Jakarta City

LampuHijau.co.id - Lima jenazah anak buah kapal (ABK) ditemukan di kapal ikan KM Starindo Jaya Maju VI di perairan Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, Kamis (17/9). Belakangan diketahui kelima jenazah tersebut bernama Putra Enggal Pradana (19), Khoirul Mutaqqin (24), M Zulkarnaen (24), Mohammad Son Haji (27) serta Miftakhul Huda (21). Penemuan kapal pengangkut jasad manusia ini terjadi saat aparat Polres Kepulauan Seribu tengah menggelar Operasi Yustisi serta patroli rutin.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Morry Edmond mengatakan, peristiwa penemuan kapal ini terjadi kemarin sekitar pukul 14.15 WIB. Ketika tengah berpatroli di tengah lautan, polisi melihat KM Starindo Jaya Maju VI yang sedang mengangkut puluhan awak. Langkah awal sebagai antisipasi Covid-19, polisi pun mencoba menegur nakhoda kapal agar tidak terlalu banyak mengangkut awak.

Baca juga : Lia Ladysta Akui Kaget Usai Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Syahrini

Saat itu, polisi menaiki kapal ikan tersebut dan mengecek manifes kapal. Ternyata, data manifes kapal tersebut tak sesuai dengan orang yang ada di dalamnya. "Setelah dicek manifesnya 43 orang, lho kok kurang ini. Akhirnya nakhodanya baru mengaku, ngomong ada yang meninggal," kata Morry di Dermaga Marina Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (17/9) malam.

Dari situ, nakhoda kapal kemudian mengakui bahwa ada awaknya yang meninggal dunia. Sedikitnya ada lima orang ABK yang sudah meninggal dunia selama seminggu dan disimpan di dalam cold storage kapal tersebut. "Baru kita ketahui bahwasanya ada ABK kapal tersebut yang meninggal dan nakhoda menyimpan jenazahnya itu di dalam cold storage," kata Morry.

Baca juga : Mayat Pria Korban Mutilasi Ditemukan di Kamar Apartemen Kalibata City

Ditambahkan Morry, kelima jenazah tersebut, menurut keterangan nakhoda rencananya dibawa ke daratan. Kapal tersebut sudah dua bulan melaut untuk mencari ikan dan hendak pulang ke Muara Baru.

"Mereka ini sudah dua bulan berlayar di lautan dan hendak pulang kembali ke Muara Baru," ucap Morry. Kini jenazah sudah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan visum et repertum.(FrK)

Index Berita
Tgl :
Silahkan pilih tanggal untuk melihat daftar berita per-tanggal