LampuHijau.co.id - Sejak dilantik pada 11 Juli 2014 silam, kinerja Sekretaris Daerah (Sekda) Saefullah memang tidak perlu diragukan lagi. Saefullah telah menjabat sebagai Sekda DKI di era empat gubernur definitif dan tiga Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur. Pasca mundurnya Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI, Saefullah bisa mengambil peran membantu Gubernur Anies Baswedan agar roda pemerintahan di Ibukota tetap bisa berjalan.
Bahkan, Pemprov DKI bisa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2018. Meski pucuk pimpinan DKI silih berganti, namun Saefullah tidak tergantikan. Kini sosok tangguh itu telah pergi. Saefullah tutup usia di usia 56 tahun pada Rabu (16/9) pukul 12.55 WIB di rumah sakit RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat akibat terpapar Virus Corona Baru (Covid-19).
Saefullah sendiri telah menjabat Sekda sejak kepemimpinan Gubernur Joko Widodo, dilanjutkan Basuki Tjahaja Purnama, Djarot Saiful Hidayat, Soni Sumarsono, hingga Anies Baswedan.
Sebelum itu Saefullah juga pernah menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Pusat. Duka mendalampun turut dirasakan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria alias Ariza atas meninggalnya Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah.
Baca juga : Sekda DKI Meninggal, ASN Walikota Jaksel Kian Was-was Ngantor
"Insya Allah pak Saefullah Husnul khatimah. Beliau orang yang sangat baik dan penuh tanggung jawab sepenuh hati," ungkap Riza saat ditemui di Gedung Balaikota DKI Jakarta, Rabu (16/9).
Politisi Gerindra yang akrab disapa bang Riza ini mengenang sosok almarhum Sekda sebagai orang yang gigih. Menurutnya, Saefullah merupakan salah satu motor penggerak dari pada Pemprov DKI Jakarta. "Karena hampir 7 tahun lebih sebagai Sekda sejak zaman pak Jokowi hingga hari ini mendampingi kami semua. Tentu kami sangat kehilangan," ucap Ariza.
(DRI)